Makasih banget lho ya udah nyempetin mampir lagi di postinganku ini🙏👍
✨So, balik lg tentang buku..hihi🤭 aku lg kcanduan bli dan baca buku soalnya gaes😂🙏
✨Kali ini bukunya tentang self improvement....yg bagus banget buat kalian miliki...🤩🤩👍
✨Ini buku series dari Alvi Syahrin yg terdiri atas 3 buku👍 berikut urutannya gaes tp klu kalian mau baca dri jdul yg manapun tdk masalah...krena tiap buku punya penyelesaiannya sndiri😉👍
☘️Insecurity Is My Middle Name
☘️Loneliness Is My Best Friend
☘️Overthingking Is My Hobby & I hate It
✅Bahasa dan penyampaian isi dalam buku bagus
dan mudah dipahami
✅Kita seperti sedang berbicara langsung
dengan si penulis
✅Bisa dibaca berulang-ulang ketika kalian
merasakan situasi/ keadaan sperti yg ada di judul
bukunya
✨Untuk harganya kisaran 85K an ke atas di toko orange gaes...kalu klian beli di toko buku yg ada di kota kalian jg bisa..hrgnya bsa lbh murah, sama atau bahkan lbh mahal kayknya ( di kotaku hrgnya 100K keatas gaess😂🙏)
✨Buat kalian yg pengen naikin value atau lg cari motivasi buat lebih baik..boleh bnget baca buku ini😉👍 dan skali lg kalau mnrtku balik lagi ini masalah selera yaa...🤭 hehe jadi buat kalian yg pnasaran cussss beli bukunya (aku spoiler dikit bbrp bagian isi bukunya😂🤭🙏 di gambar gaess)
... Baca selengkapnyaKalau kamu lagi cari buku self-healing yang relate banget sama keseharian, karya Alvi Syahrin ini menurutku lumayan komplit. Tiga buku seri self-healing yang aku punya adalah "Insecurity Is My Middle Name", "Loneliness Is My Best Friend", dan "Overthinking Is My Hobby & I Hate It". Ketiganya bahas topik yang sering banget kita alami tapi suka malu buat cerita.
Di "Insecurity Is My Middle Name", banyak bahasan tentang mensyukuri semua kemampuan fisik yang Tuhan kasih. Aku pribadi suka bagian yang ngingetin kalau kita nggak harus terus-terusan insecure sama bentuk tubuh atau kekurangan yang kita lihat sendiri. Ada kutipan yang bikin aku berhenti sejenak dan mikir, ternyata selama ini aku terlalu fokus ke hal-hal yang nggak penting dan lupa bersyukur.
Buku-bukunya juga sering ngingetin supaya jangan terlalu fokus pada fisik dan standar cantik versi sosial media. Di salah satu kutipan, Alvi bahas soal mengejar "kecantikan berkualitas" yang bukan cuma soal wajah atau badan, tapi juga karakter, empati, dan gimana kita memperlakukan diri sendiri. Di titik ini aku merasa banget, karena dulu aku gampang ke-trigger sama komentar orang soal penampilan.
"Loneliness Is My Best Friend" menurutku cocok buat kamu yang sering ngerasa kesepian walaupun punya teman. Di sini ada kalimat yang bilang kalau ekspektasi itu sumber datangnya kesepian. Pas baca bagian itu, aku langsung keinget momen ketika berekspektasi tinggi sama orang lain, terus ujung-ujungnya sakit hati sendiri. Buku ini pelan-pelan ngajak kita buat berdamai sama rasa sepi, bukan cuma menghapusnya.
Yang bikin aku makin suka adalah semangat yang dikasih buku ini buat "menaklukkan kesepian". Bukan berarti setelah baca kamu langsung bahagia 100%, tapi lebih ke paham kalau kesepian itu manusiawi dan bisa diolah jadi sesuatu yang bikin kita lebih dewasa.
Di beberapa bagian seri ini, ada bahasan tentang bagaimana lingkungan yang apresiatif bisa mengurangi ketakutan akan kegagalan. Aku jadi sadar ternyata salah satu alasan aku takut nyoba hal baru adalah karena terlalu takut dinilai. Setelah baca, aku mulai belajar cari circle yang saling dukung, bukan cuma mengkritik.
Pesan lain yang sangat kerasa adalah tentang menerima kesulitan sebagai bagian dari proses belajar dan jadi dewasa. Alvi sering mengingatkan kalau nggak apa-apa capek dan bingung, yang penting kita tetap bergerak pelan-pelan. Buat aku yang suka overthinking, kalimat-kalimat kayak gini rasanya kayak pelukan hangat.
Kalau kamu tertarik dengan buku karya Alvi Syahrin, menurutku seri self-healing ini bisa jadi starting point yang bagus. Bahasanya ringan, gaya tulisannya kayak ngobrol, dan topiknya dekat banget sama isu mental health, self-improvement, dan self-healing yang lagi banyak dibahas sekarang. Cocok buat kamu yang lagi pengen naikkan value diri dan butuh teman baca yang "ngerti" keadaanmu.