Buat temen2 lebih hati hati lagi ya jangan sampai kayak aku kena tipu walaupun uangnya ga seberapa tapi kalo di kalikan banyak orang jadi bikin dia kaya, ini kaya di hipnotis sumpah, jadi aku emang mau benerin hpku karna emang hpku inter jadi sinyalnya keblokir dan aku niatnya mau benerin biar ga ribet bawa hp 2 dan aku cari referensi terus nemu itu akun, dan yg bikin aku percaya akun ig nya tu banyak followersnya dan testimoninya banyak juga jadi aku oke aja gitu, singkkat cerita yaudah aku chat trus aku tanya bisa ga dp setengah dulu? Dia bilang harus full payment yaudah aku kaya ga sadar aja langsung tf tuh ke dia, ehh 2 jam kemudian dia minta lagi dong 750ribu dan di situ aku baru sadar kalo dia itu ternyata nipu 😭 untuk yg lain lebih hati2 lagi yaa guyss jangan sampe kaya aku
... Baca selengkapnyaAku mau jelasin lebih detail soal kronologi dan beberapa hal yang bisa kalian cek sebelum pakai jasa unblock IMEI atau unlock IMEI, apalagi yang cuma ketemu lewat Instagram atau WhatsApp.
Waktu itu aku lagi cari cara unblock IMEI karena HP-ku inter dan sinyal keblokir. Di Instagram muncul akun yang klaim bisa bantu unblock IMEI semua operator, ada tulisan jasa unblock IMEI, jasa atasi masalah jaringan iPhone–Android, dan di profilnya kelihatan rapi pakai sorotan "New Testim" gitu. Followers lumayan banyak, ada juga katalog layanan unblock IMEI 250K–300K dengan durasi yang beda.
Yang bikin aku kebobolan itu karena semuanya kelihatan meyakinkan. Foto profilnya kayak akun jasa profesional, bio-nya lengkap, dan di sorotan ada testimoni (yang sekarang aku curiga itu palsu). Setelah aku follow dan DM, dia minta aku lanjut ke WhatsApp. Di WA, dia kirim katalog unblock IMEI, jelasin paket 250 ribu dan 300 ribu, terus dari awal udah minta full payment. Aku sempat nawar DP setengah dulu, tapi dia ngotot harus full.
Di situ sebenarnya udah red flag: jasa online yang minta full payment tanpa ada bukti kerja jelas, tanpa invoice, dan nggak mau ada perjanjian tertulis. Tapi karena aku udah keburu pengin HP normal dan merasa "percaya" sama profil IG-nya, aku transfer via GoPay 250 ribu. Setelah aku transfer, dia sempat balas, seolah-olah lagi proses. Tapi beberapa jam kemudian, dia tiba-tiba minta tambahan 750 ribu dengan alasan ada biaya lain, katanya buat bea cukai dan semacamnya.
Aku mulai curiga dan cek lagi info soal unblock IMEI di internet. Banyak yang bilang proses resmi nggak pakai jasa pribadi, dan pendaftaran IMEI di bea cukai itu gratis kalau sesuai prosedur. Dari situ aku sadar banget kalau ini penipuan. Apalagi pas aku minta refund, dia muter-muter alasan, banyak pesan yang dihapus di WhatsApp, dan lama-lama malah ngegas.
Yang makin jelas lagi pas aku cek akun Instagram-nya beberapa waktu kemudian. Tiba-tiba muncul keterangan "Pengguna tidak ditemukan" dan "Belum ada postingan". Gambar profil akun nggak kelihatan, seolah-olah akun dihapus atau ganti nama. Ini juga salah satu ciri: penipu biasanya ganti username atau hapus akun setelah dapat cukup banyak korban.
Pelajaran yang aku ambil:
1. Jangan gampang percaya jasa unblock IMEI / unlock IMEI yang cuma ada di IG/WA tanpa identitas jelas (nama perusahaan, alamat, NPWP, izin usaha).
2. Profil bagus, banyak followers, dan testimoni di sorotan belum tentu real. Sekarang banyak jasa beli followers dan testimoni palsu.
3. Kalau jasa minta full payment tanpa garansi tertulis dan nggak mau video call atau kasih bukti kerja yang masuk akal, mending skip.
4. Cek dulu di website resmi operator atau bea cukai soal IMEI. Banyak proses yang sebenarnya gratis dan bisa dilakukan sendiri.
5. Kalau sudah terlanjur transfer, simpan semua bukti chat, bukti transfer, dan screenshot profil (sebelum jadi "gambar profil akun tidak ditemukan") buat jaga-jaga kalau mau lapor.
Semoga pengalamanku ini bisa jadi peringatan. Kalau kalian lagi cari info unblock IMEI atau unlock IMEI, jangan keburu percaya hanya karena tampilan akun meyakinkan. Cross-check dulu di Google, forum, atau tanya ke orang yang pernah berhasil lewat jalur resmi. Jangan sampai uang "nggak seberapa" kalau dikumpulin dari banyak korban malah bikin si penipu makin kaya.