Alexa: Misi Natal di Benua Biru (2 ep. 16)

DISCLAIMER: Cerita ini adalah karya fiksi murni dan imajinasi kolektif. Nama karakter, plot, dan peristiwa di dalamnya tidak ada kaitannya dengan dunia nyata. Gambar yang menyertai cerita ini adalah ilustrasi fiksi dengan watermark 'by CR'.]

✨​Bab 16: Pertarungan Saudara Kembar

​Alexa meloncat turun dari lubang ventilasi, mendarat dengan mulus di lantai ruang server. Suara pendaratannya menarik perhatian pimpinan 'Tangan Hitam' dan para pengawalnya.

"Siapa kau?!" bentak pria itu, menatap Alexa dengan mata tajam yang begitu mirip dengan ayahnya.

"Aku Alexa Saraphine. Dan kau... kau adalah saudara kembar ayahku, bukan?" tanya Alexa, suaranya dipenuhi campuran amarah dan kesedihan.

​Pria itu tersenyum sinis. "Jadi Jack masih hidup dan menceritakan dongeng lama tentang aku, sang 'saudara yang hilang'? Aku Julian Saraphine, dan aku muak dengan cara agensi ini beroperasi. Mereka mengkhianati Jack, dan mereka akan tahu rasanya dikhianati oleh sistem yang sama!"

"Tapi ini bukan caranya! Memadamkan listrik seluruh Eropa akan membahayakan jutaan orang!" teriak Alexa.

​Julian mengaktifkan perisai energi di sekitar konsol utama. "Kau tidak akan bisa menghentikanku. Hanya aku yang memiliki kode pembatalan, dan aku tidak akan memberikannya!"

​Para pengawal segera mengepung Alexa. Pito dengan cepat mengaktifkan mode stun dan melumpuhkan beberapa pengawal dengan sengatan listrik kecil. Namun, jumlah mereka terlalu banyak.

​Julian mendekati Alexa, "Kau tidak punya pilihan. Menyerah saja, Alexa. Agensi ini sudah busuk dari dalam."

​Tiba-tiba, suara tembakan terdengar dari pintu utama. Jack S. muncul, diikuti oleh Ibu Rose White dan beberapa agen Interpol. Wajah Jack terlihat penuh luka, tapi matanya memancarkan tekad.

"Julian! Hentikan kegilaan ini!" seru Jack.

​Julian terkejut melihat saudaranya masih hidup. "Jack? Kau selamat?"

"Tentu saja aku selamat! Aku tahu kau akan melakukan sesuatu yang bodoh seperti ini!" balas Jack. "Serahkan kode itu, Julian. Jangan hancurkan Natal jutaan orang demi dendam pribadimu!"

​Julian tertawa getir. "Dendam? Ini bukan dendam, Jack. Ini adalah keadilan! Kita bisa membangun dunia yang lebih baik tanpa campur tangan mereka!"

​Di tengah kekacauan itu, Alexa melihat celah. Perisai Julian hanya melindungi konsol utama, bukan terminal di sampingnya. Dia harus segera bertindak.#lemon8indonesia #GoodBye2025 #alexasaraphine #GoodBye2025 #ceritafiksi

2025/12/27 Diedit ke

2 komentar

Gambar 𝐏𝐮𝐝𝐚𝐧🌊🌴
𝐏𝐮𝐝𝐚𝐧🌊🌴

wah makasih sudah berika cerita kk 🥰

Lihat lainnya(1)