alhamdulillah selalu bersyukur
Apapun yg kita dapatkan syukuri dan nikmatilah
Aku dulu sering banget fokus sama hal yang belum punya. Lihat orang lain kok kayaknya hidupnya lebih enak, gajinya lebih besar, liburannya lebih sering. Padahal, kalau dipikir-pikir, hal-hal kecil dalam hidupku sendiri sering banget kelewat disyukuri. Sampai suatu ketika aku nonton cuplikan kajian Ustadz yang bilang, “Semoga yang nonton tayangan ini akan sampai di tahap di mana kita bilang: Ya Allah, gaji bulan lalu aja kok ini udah gajian lagi, terima kasih Ya Allah, Engkau jauh lebih baik dari apa yang hamba sangka.” Dari situ aku mulai belajar pelan-pelan buat ubah cara pandang. Menurutku, makna kebahagiaan dalam Islam itu salah satunya ada di rasa bersyukur. Bukan berarti kita pasrah tanpa usaha, tapi kita ikhtiar yang terbaik semampu yang kita bisa, sambil tetap husnuzan sama Allah. Ketika hasilnya belum sesuai harapan, bukannya bilang “kenapa sih hidup aku gini?”, tapi lebih ke “mungkin ini cara Allah jaga aku, ada rencana lain yang lebih baik”. Cara menikmati hidup dengan bersyukur yang aku coba praktikkan sehari-hari simpel banget: 1. Menyadari nikmat kecil Hal yang dulu terasa biasa, sekarang coba aku sadari: masih bisa bangun pagi, masih punya kerjaan, masih bisa makan bareng keluarga, masih diberi sehat. Saat hati lagi gelisah, aku ingat-ingat lagi nikmat-nikmat kecil itu. Rasanya jadi lebih tenang. 2. Ucapkan alhamdulillah sesering mungkin Setiap ada hal kecil yang bikin senang, langsung aku biasakan bilang “alhamdulillah”. Dapat kabar baik, pekerjaan selesai tepat waktu, bahkan ketika lelah tapi masih bisa istirahat, aku ucapkan syukur. Lama-lama, hati jadi lebih peka sama kebaikan Allah. 3. Menulis jurnal syukur Kadang sebelum tidur aku tulis 3 hal yang bisa disyukuri hari itu. Sesederhana, “hari ini nggak kehujanan pas pulang”, atau “hari ini ada teman yang ngajak ngobrol dan bikin ketawa”. Kalau dibaca ulang, ternyata banyak banget alasan buat bahagia kata bersyukur. 4. Tetap ikhtiar, bukan hanya pasrah Bersyukur bukan berarti berhenti berusaha. Justru karena yakin Allah Maha Baik, aku jadi pengin lebih semangat ikhtiar yang terbaik. In syaa Allah, kalau kita sudah usaha semampu yang kita bisa, sisanya tinggal tawakal dan percaya bahwa apa pun hasilnya adalah yang terbaik. Dari proses itu aku merasa hidup pelan-pelan lebih ringan. Masalah tetap ada, tapi cara menerimanya yang berubah. Rasa bersyukur bikin hati lebih lapang, dan kebahagiaan itu ternyata bukan soal seberapa banyak yang kita punya, tapi seberapa sering kita mengingat dan mensyukuri pemberian Allah. Kalau kamu lagi di fase capek sama hidup, mungkin bisa coba mulai dari hal paling sederhana: berhenti sejenak, tarik napas, lalu ucapkan pelan, “alhamdulillah.” Kadang dari satu kata itu saja, hati bisa terasa lebih damai.















