Rumahku dibilang panas gara gara Atapnya🥺
Hallo lemonade🍋
Jadi pernah ada tetanggaku yang main kesini, dan komen masalah atap rumah yang masih terbuat dari seng "pantes panas atapnya masih gini sih" .. bener sih panas , tapi emang salah ya dengan atap kayak gini?? soalnya udah beberapa orang yang komen.
menurutku ini bagus, masih nyaman ditempati.. dan sekitarnya masih sawah alias mepet sawah ,jadi adem kena angin dari sawahnya.
Justru aku sangat bersyukur banget karena udah punya rumah sendiri
Kalian ada yang sama pernah dapat komentar dari tetangga persolan rumah?gimana tanggapan kalian? yuk bagi pengalamanmu disini🥰
#LifeBingo #RealitaDiRumah #CurcolanIRT #ViralTerbaru #TrenVSAgama
Sejak tinggal di rumah dengan atap seng, aku jadi sering dapat komentar, mulai dari, “pantesan panas, atapnya seng” sampai, “kenapa nggak pakai genteng aja?”. Padahal kalau dibilang rumah seng itu pasti neraka siang hari, nggak juga. Memang ada panasnya, tapi ada banyak cara bikin rumah seng tetap nyaman ditempati. Pertama soal model rumah dinding seng. Punyaku ini campuran, dinding sebagian beton, sebagian masih seng, atap seng bergelombang seperti di foto. Kuncinya bukan cuma di material, tapi di aliran udara. Kalau kamu lagi bangun atau renov rumah seng, coba pikirin posisi jendela dan ventilasi silang. Jadi ada jendela di dua sisi yang berseberangan, biar angin bisa masuk dan keluar, apalagi kalau rumahmu dekat sawah atau kebun, anginnya lumayan bantu adem. Buat atap seng yang panas siang hari, aku ngerasain banget bedanya sebelum dan sesudah nambah ventilasi atap rumah. Awal-awal, plafon belum ada, jadi panasnya langsung turun. Setelah itu, aku dan suami coba beberapa trik sederhana: 1. Bikin ventilasi di bawah nok atap (bagian paling atas). Nggak perlu yang mewah, yang penting ada celah udara buat hawa panas keluar. 2. Pasang lubang angin di dinding atas, dekat plafon. Bisa pakai roster, lubang angin siap pasang, atau bolongan kecil yang ditutup kawat nyamuk. 3. Cat atap seng dengan warna cerah, kalau bisa putih atau perak (cat khusus seng). Ini bantu memantulkan panas, bukan menyerap. Dari pengalaman, setelah ada ventilasi atap dan lubang angin, ruangan yang tadinya pengap jadi lebih enak. Memang bukan sedingin pakai AC, tapi buat kami yang budgetnya terbatas, ini sudah sangat membantu. Soal model rumah seng sendiri, menurutku nggak ada yang salah dengan rumah sederhana, dinding seng, atap seng, selama kita merasa aman dan nyaman. Rumahku juga, seperti di teks foto, masih belum 100% jadi, tapi bisa nempatin rumah sendiri tuh rasanya bersyukur banget. Pelan-pelan kami benahi, misalnya nanti kalau ada rezeki, bagian dinding seng mau diganti tembok, atau nambah plafon supaya panas dari atap seng nggak langsung turun. Kalau kamu lagi cari cara membuat ventilasi atap rumah, yang penting: - Jangan takut nambah lubang angin, asal aman dari hujan dan maling. - Usahakan ada jarak antara atap seng dan plafon, jadi ada rongga udara. - Kalau memungkinkan, tanam pohon rindang di sekitar rumah, bantu ngurangin panas. Jadi, buat yang rumahnya juga pakai seng dinding atau atap seng, jangan minder kalau ada tetangga yang komen. Kita yang ngerasain sendiri, kita juga yang tahu gimana cara ngakalinnya. Yang penting rumah itu dipakai, dijaga, dan kita tetap bersyukur sambil pelan-pelan memperbaiki sesuai kemampuan kita.


jarang ada yg maen kerumah ku.. makanya ga ada yg komen. rumahku juga rumah tumbuh kak. di bangun perlahan sambil d tempati