... Baca selengkapnyaDulu aku pernah ada di fase merasa kayak "kok aku nggak dihargai ya sama suami?". Capek ngurus rumah, anak, kerjaan, tapi rasanya kayak dianggap biasa aja. Nggak selalu karena suami jahat, kadang mereka memang nggak peka dan nggak tahu kata-kata apa yang perlu diucapkan.
Dari situ aku pelan-pelan belajar komunikasi. Instead of cuma ngambek, aku coba jelasin pelan-pelan, "Aku seneng banget lho kalau kamu bilang makasih atau bilang aku hebat udah beresin semua ini." Awkward di awal, tapi pelan-pelan dia mulai berubah. Kalimat sederhana kayak, "Pasti capek banget ya ngerjain semua itu. Kamu bisa kuat gimana?" itu rasanya bikin meleleh, merasa dilihat, nggak dicuekin.
Buat yang lagi merasa istri tidak dihargai suami, menurutku penting banget bedain antara perasaan dan fakta. Perasaan kita valid, tapi pasangan kadang beneran nggak sadar. Coba mulai dari hal kecil: minta dia belajar bilang, "Aku dengerin kamu kok, aku paham…" waktu kita curhat, bukan malah nge-scroll HP atau ganti topik. Itu sederhana, tapi buat istri yang sering merasa sendirian, kalimat begitu rasanya lega banget.
Kalau kamu lagi ngerasa kayak quotes tidak dihargai pasangan yang sering lewat di sosmed—yang isinya capek dicuekin, chat di-read doang, atau curhatan nggak ditanggapi—coba jujur ke diri sendiri dulu: apa yang sebenarnya kamu butuhkan? Apresiasi? Ditemani? Atau cuma didengar tanpa dihakimi? Setelah tahu, baru deh pelan-pelan sampaikan ke pasangan.
Aku juga pernah di posisi kayak dicuekin pacar zaman dulu. Chat panjang dibales pendek, cerita panjang cuma dibales "oh". Dari pengalaman itu aku belajar: kalau dari masa pacaran aja kita sering merasa nggak dihargai, kemungkinan besar kebawa sampai menikah kalau nggak dibenerin. Jadi jangan takut pas masih pacaran pun ngomong, "Aku nggak suka kalau kamu cuekin aku gitu, aku butuh kamu dengerin aku." Yang serius sama kita biasanya mau berubah, yang nggak peduli ya akan tetap cuek.
Kalau kamu sekarang sudah menikah, bisa banget mulai dari 10 kalimat di artikel ini. Misalnya:
- "Biar aku aja yang ngerjain, kamu istirahat dulu" – ini bisa banget bikin istri merasa disayang, bukan cuma pembantu di rumah.
- "Kamu jago banget ngerjain itu" – kalimat pujian singkat yang bikin hati hangat.
- "Kamu ibu yang luar biasa" – buat para ibu, ini tuh lebih mahal dari hadiah mahal.
- "Aku udah transfer ya" – sesimpel kepastian nafkah itu bikin istri merasa aman dan dihargai usahanya menjaga rumah.
Kalau suami kamu belum terbiasa ngomong romantis, kamu bisa kasih contoh kayak bercanda: "Eh, kalau kamu tiba-tiba bilang ‘Kamu cantik hari ini’, aku bisa semangat seharian lho." Kadang mereka butuh diarahkan. Jangan langsung menyimpulkan, "Dia nggak cinta sama aku," hanya karena nggak pakai kata-kata manis. Tapi di sisi lain, jangan juga memaksakan diri nerima perlakuan yang bikin kamu terus-terusan sedih.
Intinya, saat merasa tidak dihargai, coba:
1. Akui perasaanmu, jangan dipendam terus.
2. Komunikasikan dengan contoh kalimat konkret yang kamu butuhkan.
3. Lihat respon pasangan: mau belajar atau tidak.
Semoga kamu yang sering merasa dicuekin atau nggak dihargai bisa pelan-pelan punya hubungan yang lebih hangat. Kadang satu kalimat tulus aja sudah cukup banget buat nyelametin hati yang hampir mati rasa.
takut banget sama orang romantis, takut romantis kesemua orang😂