bahas #TentangKehidupan pasti sering bingung kan, bagian ayam ini mau diapain? Ternyata, memilih untuk masak atau buang pantat ayam ini mirip kayak kita ambil keputusan dalam hidup. hehe Kadang, sesuatu yang terlihat sepele ternyata bisa jadi sumber kenikmatan (kalau dimasak enak) atau sumber masalah (kalau nggak bersih).
Intinya, pilah-pilih mana yang baik buat kita dan keluarga, ya!
bagian ayam Ini namanya kelenjar minyak/pantat ayam (bishop's nose). Secara umum, ini adalah bagian yang mengandung banyak lemak dan berpotensi menampung kuman lebih banyak.
💡 Edukasi Dapur:
Kalau kamu memilih masak, pastikan dicuci bersih banget dan dimasak sampai matang sempurna (suhu internal ideal 74⁰C) ya!
Kalau kamu buang, itu adalah langkah aman untuk mengurangi risiko kelebihan lemak dan bakteri.
... Baca selengkapnyaJujur, dulu tiap bersihin ayam aku selalu bingung sama bagian pantat ayam ini. Ada yang bilang enak banget kalau digoreng kering, tapi ada juga yang wanti-wanti suruh langsung buang saja. Akhirnya aku cari-cari info dan coba beberapa kali di dapur supaya tahu sendiri, pantat ayam (burit/silit/bokong ayam) ini mending dimasak atau dibuang.
Pertama, kita perlu paham dulu kalau bagian pantat ayam ini sebenarnya adalah kelenjar minyak. Di sinilah minyak untuk bulu ayam diproduksi. Makanya daging pantat ayam terasa lebih berlemak dan kadang ada bau kurang enak kalau tidak dibersihkan dengan benar. Jadi bukan cuma soal "enak atau enggak", tapi juga soal kebersihan dan lemak berlebih.
Kalau kamu termasuk yang masih suka makan pantat ayam goreng, kuncinya ada di cara bersihinnya. Biasanya aku potong sedikit ujung kelenjar minyak yang kuning-putih itu, lalu cuci berkali-kali di bawah air mengalir. Kadang aku kasih perasan jeruk nipis atau garam, diamkan sebentar, baru dibilas lagi. Setelah itu baru dimasak sampai benar-benar matang, jangan cuma setengah matang ya. Di resep-resep luar negeri, suhu aman daging ayam itu sekitar 74°C di bagian terdalam.
Kalau kamu tim buang, itu juga keputusan yang oke banget. Banyak orang memilih buang bagian ini untuk mengurangi lemak, mengurangi risiko kuman yang mungkin menumpuk, dan biar lebih tenang saat makan. Apalagi buat anak-anak, lansia, atau orang yang punya masalah kolesterol, mengurangi bagian yang terlalu berlemak itu terasa lebih aman.
Yang sering bikin orang penasaran juga: pantat ayam disebut apa sih? Di kampungku ada yang bilang burit ayam, silit ayam, bool ayam, bahkan ada yang bercandain pantat ayam lucu karena bentuknya kecil dan bulat. Tapi nama kerennya memang bishop's nose, yaitu bagian daging di ujung belakang dekat ekor.
Kalau kamu lagi cari gambar pantat ayam atau foto pantat ayam buat belajar bersihin, biasanya bagian ini terlihat agak menonjol di ujung belakang ayam, kadang masih ada bulu pantat ayam yang nempel. Pastikan bulu-bulu kecil di sekitar bokong ayam ini benar-benar dicabut, karena di situlah kotoran atau kuman bisa ikut menempel.
Akhirnya, mau dimasak atau dibuang itu balik lagi ke preferensi masing-masing. Aku pribadi sekarang lebih sering buang kalau lagi masak buat anak, tapi kadang kalau lagi goreng ayam buat orang dewasa, pantat ayam ini digoreng kering sampai super crispy, dan dimakan bareng sambal. Yang penting: bersih, matang sempurna, dan kamu paham risikonya. Kamu sendiri tim yang mana, nih: pantat ayam dimasak atau dibuang?
dr sekian komentar cuma aku yg suka brutu, tp aku klo masak aku buang yg di atas brutu nya kecil itu, biasanya kan ada isi nya kuning, itu ga enak, yg aku ambil bagian di bulu ekornya aja
dr sekian komentar cuma aku yg suka brutu, tp aku klo masak aku buang yg di atas brutu nya kecil itu, biasanya kan ada isi nya kuning, itu ga enak, yg aku ambil bagian di bulu ekornya aja