🗓 THR CHALLENGE TARGET 2,5 JUTA !
Hallo lemonades 🍋
LAGI NYIAPIN THR Rp 2,5 JUTA BUAT LEBARAN! (25 MINGGU CHASE) 🏃♀️
TARGET AKHIR KITA Rp 2,5 Juta! Ini tabungan THR khusus aku pisahin, biar THR dari gaji suami bisa utuh hihi 😁. Kuncinya cuma konsisten Rp 100.000 setiap SABTU.
✅ BARU SAMPAI 1 JUTA (10 MINGGU).
●SLIDE 2: Bukti 10 minggu pertama sudah berhasil terkumpul.
● SLIDE 3: Jadwal 15 minggu terakhir yang harus kita kejar. (Yuk, jangan kasih kendor!)
● SLIDE 4: Rincian Alokasi Dana kalau target Rp 2,5 Juta ini berhasil tercapai.
Dengan menyiapkan dana khusus ini, kita jadi tidak pusing lagi! Kita nggak akan merasa THR dari gaji suami cuma numpang lewat atau ujung-ujungnya boncos lagi saat Hari Raya. 😁
SAVE & SHARE untuk rencana keuangan lebaran kamu!
Udah di minggu ke berapa kamu nabungnya? Komen tantangan terbesar kamu pas nabung 👇
#HidupHemat #AkuPernah #TipsDariUmurKu #nabungthrchallenge #semangatnabung
Aku mau cerita lebih detail soal dua hal yang ternyata sering banget ditanyain di DM: cara ngitung persentase uang (kayak 10% dari Rp 2.550.000) dan gimana ngatur uang cash di tangan biar nggak cepet habis. 1. Cara gampang hitung 10% dari Rp 2.550.000 Biar relate sama kehidupan sehari-hari, aku pakai contoh angka yang sering muncul: Rp 2.550.000. - 10% itu artinya 10 per 100, atau 0,1 dikali total uang. - Jadi 10% dari Rp 2.550.000 = 0,1 × 2.550.000 = Rp 255.000. Biasanya aku pakai rumus ini buat: - Nentuin berapa persen yang mau ditabung dari gaji atau THR. - Ngatur amplop THR buat keluarga, misalnya 10% buat orang tua, 5% buat sedekah, dll. Kalau mau lebih fleksibel, kamu bisa bikin aturan versi kamu, misalnya: - 20% dari THR buat tabungan atau dana darurat. - 30–40% buat keluarga (orang tua, adik-adik, ponakan inti dan lainnya). - Sisanya untuk kebutuhan dapur, daging Hari Raya, dan transport. 2. Ngatur “uang di tangan” biar nggak numpang lewat Kadang masalahnya bukan cuma nominal, tapi gimana cara kita megang uang cash. Misalnya, kamu lagi pegang uang Rp 2,5 juta atau bahkan Rp 25 juta (misal gabungan gaji, bonus, dan THR), kalau nggak ada rencana, rasanya pasti cepat banget habis. Beberapa kebiasaan yang aku terapin: - Pisahin uang berdasarkan amplop atau dompet kecil: ada amplop orang tua, adik-adik, ponakan inti, ponakan lainnya, dan satu amplop khusus dapur plus daging Hari Raya. - Jangan bawa semua uang cash ke dompet harian. Biasanya aku cuma bawa secukupnya buat belanja harian supaya nggak kebablasan jajan. - Foto atau tulis daftar alokasi dana (kayak di slide alokasi THR 2,5 juta) lalu tempel di tempat yang sering keliatan. Ini bikin kita “keinget” sama rencana awal. 3. Kombinasikan challenge nabung + skill ngitung Menurutku, challenge NABUNG THR 25 MINGGU Rp100.000 ini jadi lebih kerasa manfaatnya kalau kita juga bisa ngitung dan ngatur persentase uang. Contohnya: - Dari total Rp 2,5 juta, tentuin dulu berapa persen buat masing-masing pos. - Kalau ada rezeki tambahan, langsung masukin ke pos tabungan atau dana darurat, jangan nunggu habis dulu baru sisihin. Intinya, mau pegang Rp 2,5 juta atau Rp 25 juta, rasanya akan lebih “aman” kalau kita sudah punya rencana jelas: tahu cara ngitung, tahu mau dialokasikan ke mana, dan disiplin sama challenge yang lagi kita jalani. Kamu sendiri, biasanya berani nyisihin berapa persen dari THR buat ditabung?





MasyaAllah, Kak. Yang berat pas nabung itu konsistennya. MasyaAllah banget kalau berhasil nabung 🥰