Jawab pertanyaan edisi menyambut Idul Adha | Kalo ada yg salah koreksi ya guys 🫰
Idul Adha adalah momen istimewa bagi umat Islam untuk memperdalam keimanan dan melaksanakan sunnah Rasulullah SAW melalui ibadah kurban. Sebagai pengalaman pribadi, menjalankan ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga memahami tata cara dan hikmah di baliknya. Salah satu sunnah yang saya lakukan sebelum salat Idul Adha adalah tidak makan terlebih dahulu agar bisa lebih khusyuk dan menyambut ibadah dengan hati yang bersih. Ini sejalan dengan banyak ulama yang menganjurkan agar menahan lapar sebelum momen salat Idul Adha. Waktu penyembelihan hewan kurban yang tepat adalah setelah salat Idul Adha dan khutbah selesai, biasanya pada hari raya dan tiga hari setelahnya. Penting untuk memastikan hewan kurban berumur minimal sesuai syarat, misalnya kambing minimal satu tahun, agar kurban diterima. Hewan yang sah untuk dikurbankan adalah sapi, kambing, domba, dan unta yang memenuhi kriteria sehat dan cukup umur. Perlu diperhatikan bahwa sohibul kurban atau orang yang berkurban dianjurkan mengambil sepertiga bagian dagingnya, sementara sisanya didistribusikan kepada fakir miskin dan tetangga sebagai bentuk sedekah. Ibadah kurban ini juga mengingatkan saya pada kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, simbol kepatuhan dan ketulusan dalam beribadah kepada Allah SWT. Melaksanakan kurban dengan benar mengikuti ajaran Al-Quran, khususnya Surah Al-Kautsar ayat 4, serta sunnah muakkad sebagai perintah yang sangat dianjurkan. Mengambil bagian dalam kurban mengajarkan saya tentang pengorbanan dan kepedulian sosial yang tinggi sehingga Idul Adha bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat solidaritas dan keimanan bersama.












