Amorim Bagaikan Ayah buat saya

🎙️| Amad tentang pemecatan Amorim:

🗣️"Ini topik yang sulit. Saya sedikit sedih karena dia adalah pelatih yang memberi saya lebih banyak kesempatan untuk bermain di Manchester United.

"Saya sangat sedih. Saya bahkan mengirim pesan kepadanya untuk mengucapkan terima kasih atas segala yang dia lakukan untuk saya, baik dalam hidup saya maupun terutama dalam karier saya.

"Saya mendoakan dia sukses di mana pun dia pergi. Ini adalah momen yang sulit bagi saya, tapi saya benar-benar fokus pada Pantai Gading dan kompetisi ini. Saya ingin menyelesaikan dengan baik di sini dan berusaha memenangkan AFCON ini.

"Kami memiliki hubungan yang sangat baik, hampir seperti hubungan ayah dan anak. Dia mengerti saya, memberi banyak nasihat, dan membiarkan saya bermain dengan bebas. Ini sangat disayangkan, tapi begitulah hidup. Anda harus beradaptasi, itulah sepak bola.

"Saya mendoakan yang terbaik untuknya dalam hidup dan di klub barunya. Fokus saya selanjutnya adalah Pantai Gading. Saya harus memberikan segalanya untuk negara."

📝 beinsports_FR

Wawancara Amad saat Laga sebelum melawan Mesir Semalam.

#ggmu #mufc #amaddiallo

1/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam pengalaman saya mengikuti perkembangan sepak bola, hubungan antara pemain dan pelatih memang sangat berpengaruh bagi karier dan mental pemain. Cerita Amad Diallo tentang Amorim sangat menyentuh karena menggambarkan bagaimana kasih sayang dan dukungan pelatih dapat membentuk kepercayaan diri seorang pemain muda di klub besar seperti Manchester United. Sebagai pemain muda yang bersemangat, mendapatkan kesempatan bermain dari pelatih yang mempercayai kemampuan dan memberi kebebasan berekspresi seperti yang dilakukan Amorim tentu sangat berarti. Hal ini tidak hanya berdampak pada performa di lapangan tetapi juga dalam pembentukan karakter profesional seorang pemain. Saya sendiri pernah menyaksikan perubahan drastis pada beberapa pemain muda yang awalnya kurang dipercaya, tapi melejit setelah mendapatkan perhatian dan pengarahan dari pelatih yang peduli seperti Amorim. Ini menunjukkan bahwa peran pelatih bukan sekedar mengatur taktik, tapi juga sebagai mentor dan figur suportif yang mampu memberikan motivasi dan rasa aman bagi pemain. Kisah Amad juga mengajarkan kita tentang pentingnya adaptasi dalam dunia sepak bola yang penuh dinamika dan ketidakpastian. Walaupun pemecatan pelatih dapat menjadi momen yang mengecewakan, pemain harus tetap fokus pada tujuan dan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan, seperti Amad yang berkomitmen untuk membela Pantai Gading di AFCON. Semoga kisah ini dapat menginspirasi pemain muda lain untuk menghargai hubungan yang baik dengan pelatih serta menunjukkan bahwa loyalitas dan kerja keras tetap menjadi kunci sukses di dunia sepak bola profesional.