... Baca selengkapnyaMengatur waktu pumping ASI saat di kantor bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi ibu yang harus membagi fokus antara pekerjaan dan menyusui. Berdasarkan pengalaman pribadi, persiapan alat seperti kantong penyimpanan ASI yang berkualitas, misalnya yang memiliki indikator warna untuk suhu, sangat membantu dalam menjaga kualitas ASI.
Kantong penyimpanan yang digunakan menunjukkan fitur-fitur penting: perubahan warna yang mengindikasikan apakah ASI terlalu panas atau terlalu dingin, membantu memastikan keamanan ASI yang disimpan. Ini penting sekali agar ASI yang dipompa tetap segar dan bergizi saat disimpan atau dibawa pulang.
Saya biasanya pumping di sela-sela kerja, seperti saat jam istirahat atau sebelum rapat, dan mendapatkan sekitar 100 ml ASI dalam satu sesi. Volume tersebut sudah cukup untuk kebutuhan makan bayi beberapa jam ke depan. Dengan menyimpan ASI di kantong yang tertutup rapat dan langsung dimasukkan ke kulkas, kualitasnya tetap terjaga hingga digunakan.
Tips lain adalah selalu mencatat tanggal dan waktu pemompaan pada kantong menggunakan spidol tahan air, supaya penggunaannya lebih teratur dan tidak melewati masa kedaluwarsa. Hal ini juga meminimalisir risiko konsumsi ASI yang sudah lama
Untuk para pejuang ASI dan momeping, menjaga konsistensi pumping serta memahami cara penyimpanan ASI yang benar sangat penting agar seluruh proses menyusui dapat berjalan lancar meski ibu harus bekerja. Selain itu, menjaga kebersihan pompa dan perlengkapan penyimpanan juga wajib diperhatikan agar ASI tetap aman dikonsumsi bayi.