RESEP DONAT DAN LEMBUT TANPA KENTANG
🍩Bahan Biang:
~ 1 sdm fermipan
~ 1 sdm tepung terigu
~ 1 sdm gula pasir
~ 100 ml air hangat
👉(Campur bahan biang jd satu diamkan 10 mnit dan lihat biang nya mengembang dan berbusa tidak... juga tidak berarti parmipan sdh tdk aktif jika mengembang dan berbusa itu tandanya fermipan aktif dan bisa di pakai)
Bahan Donat 👇👇
~ 250 gram tepung protein tinggi(aku pake cakra kembar)
~ 1 butir telur(kuningnya aja)
~ 1 sachet skm
~ 2 sdm gula pasir
~ 1 sdm margarin
Cara Buat:
👩🍳 Aduk semua bahan jd satu lalu tuang bahan biang k dalam adonan
👩🍳 Uleni adonan sampai benar2 kalis
👩🍳 Diamkan 20 menit
👩🍳 Cetak adonan menjadi beberapa bagian lalu diamkan lagi 30 menit
👩🍳 Setelah 30 menitmenit cetak/ bolongi donat pake telunjuk selanjutnya donat sudah bisa di goreng
👩🍳Waktu mnggoreng api harus kecill dan minyak jangan terlalu panas nanti donat bisa gosong dan di dalamnya masih mentahmentah
👩🍳 Cukup satu kali balik saja agar donat tidak banyak menyerap minyak
Selamat mencoba semoga bermanfaat🥰🥰
Di resep ini aku pakai cara rumahan yang simpel, tapi tetap mengikuti proses pembuatan donat yang benar supaya hasilnya empuk dan mengembang bagus. Kuncinya ada di bahan, proses menguleni adonan donat, dan fermentasi. Pertama, untuk alat dan bahan membuat donat aku biasanya siapkan: wadah besar untuk menguleni, spatula, timbangan atau sendok takar, dan loyang untuk menaruh adonan yang sudah dibentuk. Bahan bikin donat lembut wajib pakai tepung protein tinggi, fermipan yang masih aktif, susu kental manis, kuning telur, margarin, dan air hangat. Air jangan terlalu panas supaya ragi tidak mati. Proses membuat donat dimulai dari biang/fermentasi awal. Setelah fermipan dicampur gula, tepung, dan air hangat, biarkan sampai berbusa. Ini tanda fermentasi adonan donat sudah berjalan. Kalau tidak berbusa sama sekali, lebih baik ganti ragi karena nanti adonan donat tidak akan mengembang sebelum digoreng. Saat semua bahan dicampur, proses menguleni adonan donat jangan buru-buru. Aku biasanya uleni sampai adonan halus, elastis, dan tidak terlalu lengket di tangan. Kalau diangkat dan ditarik pelan, adonan bisa sedikit melar tanpa sobek, artinya sudah cukup kalis. Di tahap ini, sabar itu penting, karena menguleni yang setengah-setengah bikin tekstur donat jadi kasar dan bantat. Setelah itu masuk ke proses fermentasi donat pertama. Adonan ditutup kain atau plastik selama kurang lebih 20–30 menit sampai mengembang dua kali lipat. Adonan donat mengembang dua kali lipat ini tanda ragi bekerja dengan baik. Jangan langsung dibentuk kalau belum mengembang, dan jangan juga dibiarkan terlalu lama karena bisa overproof dan donat jadi mudah kempes. Untuk membentuk donat manual, aku suka bagi adonan jadi beberapa bulatan sama besar, diamkan sebentar, lalu pipihkan dan bolongi tengahnya pakai telunjuk. Bisa juga digulung jadi bulat rapi dulu baru dilubangi. Intinya, cara membentuk donat usahakan tepiannya rapi supaya waktu menggoreng bentuknya tetap cantik. Setelah dibentuk, diamkan lagi sampai mengembang sebelum digoreng, ini fermentasi kedua yang bikin donat makin empuk. Waktu menggoreng, gunakan minyak cukup banyak dan api kecil. Donat yang sudah mengembang jangan ditekan-tekan, pelan-pelan saja saat memasukkan ke minyak. Aku biasanya hanya balik satu kali supaya donat tidak terlalu banyak menyerap minyak. Warna emas kecokelatan sudah cukup, jangan tunggu terlalu gelap karena dalamnya bisa jadi kering. Kalau mau lebih yakin, kamu bisa foto pembuatan donat di tiap langkah: saat adonan sebelum dan sesudah mengembang, waktu dibentuk, dan setelah digoreng. Dari situ nanti kelihatan bedanya kalau fermentasi berhasil. Dengan mengikuti langkah-langkah membuat donat ini, insyaallah hasilnya lembut, ringan, dan mengembang cantik meski cuma pakai cara rumahan.
