sambal pakis
pagi tadi aku bikin sambal pakis untuk sarapan dan bekel suami ☺☺☺, Lemon8 Bahas Uang Lemon8 Family ✨
Aku pertama kali coba masak sambal pakis gara-gara lihat ada pakis segar di pasar. Ternyata enak banget buat jadi lauk sarapan dan bekal, apalagi kalau dipadukan sama ikan kecil goreng. Biasanya aku pilih sayuran pakis yang masih muda, batangnya nggak terlalu keras dan daunnya masih menguncup. Sampai rumah, pakis aku cuci bersih lalu aku rendam sebentar di air garam biar kotoran dan ulat-ulat halusnya rontok. Setelah itu baru aku tiriskan. Untuk sambalnya, aku pakai cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, tomat, dan sedikit terasi biar wangi. Semua bumbu aku ulek kasar, jadi teksturnya masih kerasa. Habis itu tumis bumbu sampai benar-benar matang dan keluar minyaknya, ini kunci sambal pakis yang wangi dan tahan lama. Setelah sambal harum, baru aku masukin pakis. Masaknya jangan kelamaan, cukup diaduk cepat sampai pakis layu tapi masih hijau segar, supaya teksturnya tetap krenyes dan nggak jadi lembek. Biasanya aku tambahin sedikit garam, gula, dan kaldu bubuk biar rasanya seimbang. Kadang aku selipin ikan kecil goreng atau teri, jadi satu hidangan sambal pakis ini sudah lengkap: ada sayur, sambal, dan lauk. Kalau buat bekal suami, sambal pakis aku taruh di mangkuk atau kotak makan terpisah biar nggak bikin nasi terlalu basah. Disajikan bareng tempe goreng atau telur dadar juga enak banget. Menurutku, sambal pakis cocok buat kamu yang bosan dengan tumis sayur biasa, tapi tetap pengin menu rumahan yang sederhana. Tips pribadi: kalau kamu nggak terlalu tahan pedas, cabai rawitnya bisa dikurangi, dan bisa tambahin lebih banyak tomat supaya sambalnya agak segar dan nggak terlalu nendang. Buat yang suka pedas, tinggal tambah rawit atau sambal merah lagi waktu disajikan. Hidangan sambal pakis di mangkuk oranye yang aku buat ini sekarang jadi menu favorit di rumah setiap kali nemu pakis segar di pasar.
