GUE FULL SUPPORT WOMEN. Tapi hukum tetaplah hukum.
Faktanya, tidak sesederhana itu. Perselingkuhan tidak otomatis membuat seseorang kehilangan hak atas harta bersama. Pembagian harta tetap bergantung pada ketentuan hukum yang berlaku, kesepakatan para pihak, atau putusan pengadilan jika terjadi sengketa.
📞 Konsultasi hukum keluarga, perceraian, dan harta bersama Rintan Putri Lawfirm #perceraian #hartabersama #gonogini
Berdasarkan pengalaman pribadi dan konsultasi yang sering saya temui dalam praktik hukum keluarga, banyak pasangan yang salah paham mengenai dampak perselingkuhan terhadap pembagian harta bersama. Istilah hukum yang sering disalahpahami adalah seolah perselingkuhan langsung membuat pihak yang berselingkuh kehilangan hak atas harta yang diperoleh bersama selama pernikahan. Namun kenyataannya, hukum di Indonesia tidak mengatur secara eksplisit bahwa perselingkuhan harus menyebabkan hilangnya hak tersebut. Dalam proses pembagian harta, hakim akan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk fakta perselingkuhan, kontribusi masing-masing pihak terhadap harta bersama, kesepakatan kedua pihak, dan bukti lain yang relevan. Sebagai contoh, jika terjadi perceraian dengan tuduhan perselingkuhan, hak atas harta bersama tetap bisa dibagi secara adil tergantung bagaimana kesepakatan dibuat atau putusan pengadilan diberikan. Biasanya proses pengadilan akan mengutamakan kesejahteraan anak dan pembagian harta yang proporsional. Dalam praktik, saya selalu menyarankan klien untuk mendokumentasikan bukti-bukti yang mendukung dan berusaha mencari jalan damai dalam menyelesaikan pembagian harta. Konsultasi hukum sangat penting agar hak-hak Anda terlindungi dan prosesnya berjalan sesuai aturan yang berlaku. Prinsip utama adalah hukum dan keadilan yang seimbang, bukan semata-mata menghakimi berdasarkan emosi atas perselingkuhan. Jadi, meskipun perselingkuhan memang merupakan pelanggaran moral, hal ini tidak berarti otomatis hak atas harta bersama hilang tanpa proses hukum yang jelas.
