Bolu Gulung
Bahan:
6 butir telur (335 g telur tanpa cangkang)
90 g gula pasir
80 g tepung terigu pro rendah
20 g susu bubuk
10 g tepung maizena
1 sdt SP
1 sdt vanili cair
125 g margarin
Filling sesuai selera
Cara membuat:
1. Lelehkan margarin, sisihkan, biarkan hangat.
2. Mikser jadi satu semua bahan kecuali margarin sampai berwarna pucat, halus mengembang dan kental berjejak.
3. Campur adonan dengan margarin leleh. Aduk lipat menggunakan spatula sampai tercampur rata.
4.Tuang ke loyang 24×24×4 cm yg sudah dialasi baking paper. Ratakan dengan sumpit untuk membuang gelembung udara dalam adonan, hentakkan 2-3 kali.
5. Oven selama 20-25 menit api 180°C, api atas bawah nyala (atau sesuaikan panas oven masing-masing)
6. Keluarkan dari oven hentakkan sekali, balik, keluarkan dari loyang.
7. Beri isian. Jika menggunalan isian selai, bisa dioleskan selagi hangat, tapi jika isian cream, tunggu dingin dulu.
8. Gulung, diamkan 30 menit di kulkas supaya nge set.
9. Potong sesuai selera, sajikan.
Banyak yang penasaran, sebenarnya apa sih fungsi tepung maizena pada bolu gulung? Di resep ini aku memang sengaja pakai kombinasi tepung terigu protein rendah dan tepung maizena, hasilnya tekstur bolu jadi lebih lembut, ringan, dan lentur saat digulung. Maizena itu tepung pati jagung, kandungan glutennya nyaris nggak ada. Saat dicampur dengan tepung terigu, maizena membantu "mengencerkan" kadar gluten sehingga adonan bolu gulung tidak terlalu liat. Ini yang bikin crumb bolu lebih halus, empuk, dan nggak mudah sobek waktu digulung. Kalau pernah bikin bolu gulung yang bagian permukaannya pecah-pecah atau pinggirannya keras, kemungkinan besar adonan terlalu banyak gluten atau overmix. Dari pengalaman aku, fungsi maizena pada bolu gulung juga terasa di keringanan tekstur. Bolu jadi nggak padat dan berat, tapi tetap moist karena ada tambahan margarin leleh. Perbandingan yang aku pakai di resep ini (80 g tepung terigu pro rendah + 10 g tepung maizena) menurutku cukup pas: struktur tetap kokoh, tapi lembutnya dapat, dan gulungan rapi. Untuk fungsi tepung maizena pada kue secara umum, bukan cuma bolu gulung ya. Maizena sering dipakai di berbagai kue kering supaya teksturnya renyah tapi rapuh (kress tapi gampang lumer), di kue basah supaya hasilnya lembut, dan kadang juga buat mengentalkan custard atau vla. Kalau di bolu gulung, maizena lebih berperan sebagai "pelembut" tekstur. Beberapa tips pribadi kalau mau menonjolkan fungsi maizena di bolu gulung: - Jangan ganti semua tepung terigu dengan maizena, nanti bolu jadi terlalu rapuh dan gampang hancur. - Ayak tepung terigu, maizena, dan susu bubuk supaya adonan lebih halus dan mengembang merata. - Setelah margarin dilelehkan, pastikan sudah hangat (bukan panas) saat dicampur ke adonan supaya emulsi tetap stabil dan tekstur bolu tetap lembut. - Aduk lipat perlahan waktu memasukkan margarin leleh. Kalau terlalu kasar mengaduk, udara dalam adonan bisa keluar dan bolu jadi bantat. Aku juga pernah coba bikin bolu gulung tanpa maizena, dan kerasa bedanya: tekstur lebih kenyal dan agak susah digulung, apalagi kalau tipis. Sejak itu, setiap bikin bolu gulung aku hampir selalu sisipkan sedikit maizena di dalam resep. Jadi kalau sering gagal saat menggulung atau bolu gampang retak, boleh banget dicoba tambahkan maizena seperti komposisi di resep ini.
