membaca surat al iklas
Buat yang baru mulai rutin membaca Surat Al Ikhlas, aku juga dulu mulainya pelan-pelan. Biasanya aku baca setelah salat, lalu ditambah saat lagi senggang. Yang penting konsisten dulu, baru kemudian nambah jumlah bacaannya pelan-pelan. Soal membaca Surah Al Ikhlas 100 kali, banyak orang yang menjadikannya sebagai amalan harian. Misalnya, ada yang membiasakan membaca 100 kali setelah salat Subuh atau sebelum tidur. Pengalamanku, kalau dibaca berulang-ulang dengan pelan dan tadabbur makna, hati rasanya lebih tenang, kayak diingatkan lagi bahwa Allah itu Esa, tidak bergantung pada siapa pun. Selain itu, baca berulang juga bikin lidah makin fasih dan hafalan makin kuat. Kalau kamu merasa 100 kali terasa berat, bisa mulai dari 10 kali dulu, lalu konsisten setiap hari. Setelah terasa ringan, baru naikkan jadi 33 kali, 50 kali, sampai akhirnya bisa 100 kali. Kuncinya jangan memaksakan diri sekaligus, tapi dibiasakan sedikit-sedikit. Amalan kecil tapi terus dilakukan itu lebih terasa efeknya di hati. Di gambar-gambar yang sering beredar, banyak juga yang menulis "amalan orang yang suka membaca surat Al Ikhlas" dan keutamaannya, seperti pahalanya yang disamakan dengan mengkhatamkan Alquran selama 50 tahun, dibangunkan istana di surga, sampai dihilangkan kefakiran. Memang keutamaan seperti ini biasanya disebutkan dalam berbagai kitab, tapi tetap baik kalau kita juga belajar dari ustaz atau kitab yang jelas sumbernya supaya lebih mantap ilmunya. Selain diamalkan lewat bacaan, banyak yang suka menulis atau membuat kaligrafi Surat Al Ikhlas yang mudah sebagai pengingat di rumah. Misalnya, tulis kaligrafi sederhana dan ditempel di dekat meja belajar atau di kamar. Tidak perlu kaligrafi yang rumit; tulis ayat-ayatnya dengan rapi saja sudah cukup bikin kita sering melihat dan jadi ingat untuk membaca. Aku sendiri suka print tulisan Surat Al Ikhlas lalu dihias sedikit, jadi semacam dekorasi yang tetap bernuansa ibadah. Kaligrafi surat Al Ikhlas yang mudah juga cocok untuk pemula yang baru belajar menulis huruf Arab. Sambil belajar menulis, kita jadi sekalian mengulang-ulang bacaannya. Double manfaat: latihan tulisan, dan latihan hafalan. Kalau sudah jadi, bisa dijadikan kado sederhana untuk keluarga atau teman, niatkan sebagai pengingat agar sama-sama memperbanyak zikir dan tilawah. Intinya, entah itu lewat membaca Surah Al Ikhlas 100 kali, membacanya setiap masuk rumah, atau membuat kaligrafi surat Al Ikhlas yang mudah, semuanya bisa jadi wasilah kita mendekat ke Allah. Jangan lupa niatkan karena Allah semata. Semoga amalan kecil ini jadi pahala jariyah buat kita, apalagi kalau kita bagikan ilmunya ke orang lain supaya mereka juga ikut mengamalkan.







































Lihat komentar lainnya