Aku ngidam lappet pohul* ini dari TM1, mau bikin sendiri masih susah bergeraknya. Akhirnya di TM2 aku bisa bikin sendiri dan ini perdana aku bikin lappet Pohul*. Jujur sebenarnya uda lembut tapi aku kebanyakan masukin gulmer dan kelapa parut, next uda bisa bikin versi yg lebih baiknya. Yg penting ngidamnya uda nyampek hehehe🤗✨️ #lappet #pohulpohul #khas #batak #bumilngidam
Lappet Pohul-Pohul merupakan makanan khas Batak yang terbuat dari bahan utama beras yang ditumbuk hingga halus dan kemudian direndam dalam air selama sekitar 5 jam agar teksturnya menjadi lembut dan mudah diolah. Pada resep lappet ini, penambahan kelapa parut dan gula merah menjadi kunci rasa yang manis dan gurih, membuat kudapan ini menjadi favorit terutama bagi ibu hamil yang sedang ngidam. Untuk mendapatkan lappet yang teksturnya lembut dan tidak mudah patah, sangat penting mengayak tepung beras yang telah dibuat dari beras tumbuk tersebut. Campuran antara tepung beras, kelapa parut, gula merah, dan sedikit garam kemudian diaduk hingga merata, sebelum akhirnya dibentuk dengan tangan dan dikukus selama 15-20 menit. Proses mengukus ini sangat menentukan hasil akhir lappet, pastikan kukusan sudah mendidih dan suhu terjaga agar lappet matang sempurna tanpa menjadi lembek atau keras. Selain itu, pengukuran bahan yang tepat juga akan membantu menghasilkan tekstur dan rasa yang optimal. Bagi yang ingin mencoba membuat sendiri, luangkan waktu untuk menumbuk beras dengan halus dan jangan terburu-buru saat merendamnya agar tepung beras tersebut benar-benar siap diolah. Setelah matang, lappet bisa dinikmati langsung sebagai camilan manis khas Batak yang kaya rasa dan sangat cocok untuk ibu hamil. Selain memenuhi ngidam, lappet Pohul-Pohul juga menyimpan nilai budaya yang penting, sering kali disajikan dalam acara adat dan perayaan keluarga di masyarakat Batak. Dengan mencoba resep ini di rumah, tidak hanya menikmati kuliner yang lezat tapi juga turut melestarikan tradisi kuliner Indonesia yang kaya dan beragam.
































