6/22 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman memiliki bayi yang manja pada salah satu anggota keluarga tentu penuh warna dan tak jarang mengundang tawa sehari-hari. Saya juga pernah mengalami situasi di mana bayi saya lebih memilih diberi perhatian atau susu dari saya sebagai ibu, sementara ayahnya justru sering ditolak dengan ekspresi lucu dan reaksi yang tak terduga. Seringkali bayi tidak hanya mengetahui siapa yang memberinya susu, tapi juga menunjukkan kesukaan mereka secara spontan. Saya pernah melihat betapa bayi saya, walaupun sangat menggemaskan, kadang justru menolak ketika ayahnya mencoba memberikan susu atau memegangnya, seperti yang si ibu pada cerita di atas alami. Hal ini sebenarnya wajar dan merupakan bagian dari proses bayi mengenal dan menyesuaikan diri dengan anggota keluarga di sekitarnya. Bagi yang memiliki bayi, momen seperti ini dapat menjadi bahan cerita lucu yang membentuk kehangatan keluarga. Interaksi seperti bayi yang lebih manja ke ayahnya atau malah menolak sentuhan ayah dan nyaman di pelukan ibu, menunjukkan keunikan hubungan keluarga yang sebaiknya disyukuri dan dipahami dengan santai. Selain itu, untuk mengatasi situasi di mana bayi menolak susu dari ayah, saya menyarankan orang tua untuk tetap konsisten mencoba memberi perhatian dari kedua belah pihak. Mungkin dengan cara yang lebih lembut, mengajak bayi bermain terlebih dahulu, atau bergiliran memberikan susu agar bayi merasa nyaman dan tidak bingung. Intinya, reaksi bayi yang berbeda-beda terhadap ayah dan ibu merupakan hal alami yang pantas diapresiasi. Saat bayi menunjukkan ekspresi 'tidak suka' seperti dalam cerita, jangan langsung khawatir, tetapi jadikan itu sebagai bagian dari proses bonding yang akan membuat hubungan keluarga semakin erat dan penuh kasih sayang.