saya cukup prihatin dengan regulasi perBpom No5 th 2026 yg baru2 ini ramai dihadapan publik, sebagai seorang farmasi dan penggiat usaha dibidang obat2an sangat menyayangkan karena peraturan tsb dirasa cukup banyak merugikan pihak Apoteker & teman sejawat farmasi lainnya.

semoga kiranya Pemerintah dapat mempertimbangkan & memperbaiki kembali peraturan yg telah di putuskan agar tidak merugikan banyak pihak khususnya masyarakat dalam menerima pelayanan kesehatan.

#perbpom5tahun2026 #regulasiapoteker #apoteker #farmasi #infokesehatan

5/14 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang yang berkecimpung di bidang farmasi dan mengamati perkembangan regulasi BPOM, saya merasakan adanya ketegangan antara kebutuhan regulasi yang ketat dan realita di lapangan yang berpotensi memberatkan apoteker. Regulasi BPOM No.5 Tahun 2026 memang diharapkan memperkuat pengawasan obat dan bahan obat, sejalan dengan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui standar yang jelas. Namun, implementasinya bisa berdampak sebaliknya jika tidak mempertimbangkan kelangkaan tenaga kefarmasian serta dinamika operasional fasilitas pelayanan seperti apotek, puskesmas, dan klinik. Keterbatasan tenaga farmasi yang tercatat dalam beberapa laporan menjadi faktor utama kekhawatiran ini. Jika peraturan terlalu ketat dan menetapkan standar kewajiban yang sulit dipenuhi oleh apoteker, maka risiko pelayanan yang menurun dan kesalahan pemberian informasi obat akan meningkat. Dalam pengawasan yang diperkuat, yang harus menjadi titik fokus bukan hanya administratif saja, melainkan aspek kompetensi ilmiah, keterampilan klinis, dan tanggung jawab etika tenaga kefarmasian. Sebagai pengalaman pribadi, saya melihat bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, akademisi, serta pelaku usaha farmasi menjadi kunci penting dalam menyusun regulasi yang adil dan aplikatif. Contohnya, peracikan obat yang semestinya dilakukan oleh tenaga kefarmasian kompeten sebaiknya mendapatkan aturan yang lebih fleksibel namun tetap tegas, agar tidak menghambat pelayanan terutama pada kondisi kebutuhan mendesak atau kelangkaan stok obat tertentu. Harapannya, pemerintah dapat mempertimbangkan masukan berbagai pihak untuk merevisi peraturan ini sehingga tidak hanya mengutamakan aspek pengawasan ketat tanpa memperhatikan kelayakan operasional di lapangan. Keselamatan pasien harus tetap menjadi prioritas utama, dan pelayanan kefarmasian yang berkualitas hanya bisa terwujud jika para apoteker dan tenaga farmasi didukung oleh regulasi yang memfasilitasi profesionalisme serta keberlanjutan usaha mereka. Melalui diskusi dan sharing pengalaman seperti ini, mudah-mudahan akan semakin banyak dukungan terhadap revisi yang mengedepankan mutu dan keselamatan tanpa menimbulkan beban berlebih bagi tenaga farmasi maupun masyarakat penerima layanan kesehatan.

Posting terkait

Jangan asal layering outfit kalau nggak mau terlihat lebih berisi 👀
Kadang bukan karena bentuk tubuh, tapi karena teknik layering yang kurang tepat. Coba hindari 3 kesalahan ini dan gunakan trik layering yang lebih proporsional supaya outfit terlihat lebih stylish, rapi, dan flattering ✨ Save dulu buat referensi outfit berikutnya 🤍 #fashiontips #outfitideas
☀

1 suka

Dulu aku merasa “ IBA danPRIHATIN”Pada kejadian “t
WALAPUN kita tak mengharap Nasib yg buruk… Teryata nasib itu Juga dpt menimpa kita semua… #perjslanan #PengalamanKu #
M A S KARYO

M A S KARYO

0 suka

Satu bahan cukup jadi snack sihat & rendah kalori🍎
#healthrecipes #dietlagi #sihat #kalorirendah #apple #mudahmasak #spiro #sayamasak #savingschallenge #cookingideas
Siti_Spiro

Siti_Spiro

48 suka

“Tips Sehat ala Primily”:📌
“Tips Sehat ala Primily”: Tips Sehat ala Primily Langkah kecil setiap hari untuk keluarga sehat & bahagia 1. Makan Makanan Bergizi Seimbang Perbanyak sayur, buah, protein, dan karbohidrat baik untuk energi setiap hari. 2. Minum Air Putih yang Cukup Minimal 8 gelas sehari untuk
🎀🎀

🎀🎀

1 suka

Gambar menunjukkan beberapa buah perkedel jagung yang sudah matang dan berwarna keemasan, tersaji dalam wadah plastik berwarna hijau. Terdapat tulisan 'Perkedel Jagung SWIPE' di atasnya.
Gambar menampilkan tiga buah jagung manis segar yang masih utuh dengan kulitnya, diletakkan di atas piring berwarna kuning. Terdapat tulisan 'Jagung Manis' di bagian atas gambar.
Gambar menunjukkan biji-biji jagung manis yang sudah dipipihkan atau dilepaskan dari bonggolnya, terkumpul dalam sebuah mangkuk berwarna kuning. Terdapat tulisan 'Pipihkan jagung menggunakan pisau'.
Perkedel Jagung cukup 3 bahan saja
Recipe perkedel jagung 📝Bahan: Jagung manis Tepung Terigu Telur Garam Bawang putih Minyak goreng 🥄Quantity: 3 buah jagung manis 5 sdm tepung terigu 1 butir telur 1 siung baput Garam secukupnya Minyak goreng secukupnya 🥙Cara masak: Pipihkan 3 buah jagung manis menggunakan pisau,
DELLA PRICILLIA ✨💫

DELLA PRICILLIA ✨💫

1 suka

tentang tahu kapan cukup
bahwa nikmat prihal tahu batas. #muslimahdaily #DiskusiYuk
Astri dinie daily

Astri dinie daily

7 suka

Gaya elit bayar u t a n g sulit part 5
Setiap hari paket datang, tapi u tang tak pernah di ba yar, aku iparnya sekaligus korbannya, kutagih saja u tangnya itu di depan kurir dan tetangga, biar malu sekalian, bukannya malu malah ia.... Part 5 Ruangan seluas tig a kali emp at meter itu nampak sunyi, hanya deru kipas angin kecil di
Zildania Fatma

Zildania Fatma

0 suka

Prihatin atau Toksik? Makcik Bawang !
Prihatin atau Toksik? Bedah Siasat Psikologi "Makcik Bawang" "Bila nak kahwin?" "Kenapa belum ada anak?" "Kerja situ je?" "Kenapa nampak makin berisi?" Tuan-tuan, Puan-puan, netizen sekalian. Pernah tak korang balik dari kenduri, raya, atau 'fami
Ladykiwii21

Ladykiwii21

4 suka

BILA PRIHATIN PASTI ADA PERTENGKARAN
Baik yg sudah berkahwin mahu pun sedang rancang mahu kahwin Versi lelaki Sikap Adam yang terlalu prihatin — sanggup tunggu kawan perempuan habis overtime semata-mata nak pastikan dia balik selamat walau tiada niat lain — akhirnya buat isterinya makan hati dan setiap minggu ada saja pertengkar
Dra cula

Dra cula

0 suka

Lihat lainnya