Baby Blues itu nyata! 🥺
Hai lemonade 🍋
Sedikit cerita nih, pengalaman aku waktu lahiran anak pertama. Lahiran normal, BB anakku 3,3kg sehat dan sehari sudah boleh pulang dr RS.
Tapi Asiku belum keluar banyak saat itu. Aku pancing DBF terus biar produksi Asi makin lancar, tapi yg ada malah putingku lecet. Makin hari lukanya semakin lebar dan berdarah-darah.
Buat DBF rasanyaa..MasyaAllah sekali udah kayak orang kesetrum. Bayangin aja puting luka dikenyot bayi rasanya kek apa. Kesenggol dikit pas mandi aja sakitnya bukan main, lah ini malah disusuin.
Segala macem nipple cream udah aku pake, oles minyak kelapa juga udah. Tapi ya tetep aja udah terlanjur luka butuh proses buat sembuh.
Sampe akhirnya aku bener” kesakitan pas DBF, jadi aku ga mau nyusuin anakku. Aku dimarahin mamaku katanya luka gitu aja masak ga mau nenenin. Katanya itu luka bisa sembuh kalo buat nenenin terus.
Pikirku lah iya enak yg ngomong, yg ngerasain ini sakitnya minta ampun 😫 Nangis aja lah aku di kamar. Akhirnya pas kontrol ke Rs konsul sama dokter anak dibolehin stop dulu DBFnya kalo memang masih sakit. Sebagai gantinya disarankan pake cup feeder buat ngasih asi ke anakku.
Dahlah rasanya campur sakit luar dalem. Udah sakit puting luka malah dimarahin karna ga mau nenenin anak. Emang kadang omongan gitu aja bikin sedih ya..apalagi buat ibu yg baru melahirkan, bukannya dapet dukungan dan solusi malah dapet caci maki 😫
Ada yg punya kisah serupa ga moms? Coba komen dong!
#AkuPernah #PerasaanKu #ViralTerbaru #TentangKehidupan #RelateGak
Baby Blues adalah kondisi psikologis yang umum dialami banyak ibu setelah melahirkan, terutama bagi ibu baru. Dalam masa ini, ibu bisa merasakan campuran emosi seperti sedih, cemas, dan perasaan tidak berdaya. Kejadian ini normal dan butuh pemahaman serta dukungan dari lingkungan sekitar. Salah satu tantangan lain yang sering dialami ibu menyusui adalah luka pada puting. Luka puting saat menyusui dapat terjadi karena posisi menyusu yang kurang tepat, kurangnya produksi ASI di awal, atau bahkan kondisi puting yang sensitif. Rasa sakit yang berlebihan pada puting bisa membuat proses menyusui menjadi hal yang menakutkan dan menyulitkan bagi ibu. Menanggapi hal tersebut, penting untuk mencari solusi yang tepat agar ibu dan bayi tetap mendapatkan manfaat ASI secara optimal. Dokter anak biasanya menyarankan penggunaan cup feeder atau metode alternatif saat ibu benar-benar mengalami rasa sakit yang luar biasa saat menyusui. Selain itu, penggunaan nipple cream yang aman, minyak kelapa, dan perawatan puting secara teratur dapat membantu proses penyembuhan luka. Lingkungan keluarga dan dukungan moral sangat dibutuhkan untuk membantu ibu melewati masa-masa sulit ini. Kritik atau komentar yang tidak mendukung justru dapat memperburuk kondisi mental ibu. Oleh karena itu, penting bagi keluarga dan orang terdekat untuk memahami dan memberikan dukungan positif serta pengertian. Jika mengalami Baby Blues atau luka puting saat menyusui, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau konselor laktasi. Banyak komunitas ibu menyusui yang dapat memberikan dukungan dan berbagi pengalaman untuk menambah semangat dan informasi bermanfaat. Ingat, proses menyusui bukan hanya soal fisik, namun juga emosional. Melalui kesabaran, dukungan keluarga, dan perawatan yang tepat, ibu akan bisa melewati masa Baby Blues dengan lebih baik dan menjaga kualitas pemberian ASI demi tumbuh kembang bayi yang sehat. Semoga cerita ini bisa menjadi pengingat dan memberikan harapan bagi ibu lain yang sedang menghadapi situasi serupa. Jangan ragu untuk berbagi dan mencari dukungan, karena setiap perjuangan ibu sangat berarti.
