Pasti bangga dong ya punya anak yang berprestasi di sekolah..punya banyak piala, sering ikut lomba.. Pokoknya secara akademik pinter banget lah..
Tapi ada juga dong yg punya anak biasa” aja di sekolah? Ga pinter banget, tp juga ga bodo banget? Kayak sedeng aja gituu.. Kalian sebagai orang tua nyikapinnya kayak gimana sih? Tetep digemblengkah biar bisa pinter? Atau dibiarin aja yg penting naik kelas?
Jujur aku punya anak yg kayak gitu, ga pernah ikut lomba dan di kelas juga biasa” aja. Bingung harus
gimana..
#SetujuGak kalo aku gembleng belajar terus? tapi ya kasian takut malah ngamuk nanti. Tapi kalo dibiarin juga ga ada inisiatif belajar..
#MauTanya Ada saran kah para ibu gimana cara biar anak lebih semangat belajar? Kalo perlu biar mau belajar sendiri tanpa disuruh..
... Baca selengkapnyaMeningkatkan semangat belajar anak, terutama yang tidak terlalu menonjol di sekolah, memang menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Beberapa anak mungkin tidak memiliki gairah belajar yang tinggi karena berbagai alasan, mulai dari rasa bosan, kurangnya motivasi, hingga kebiasaan yang kurang mendukung. Namun, ada beberapa strategi yang bisa dicoba agar anak dapat termotivasi dan mau belajar lebih giat.
Pertama, penting untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak menegangkan. Misalnya, ketika anak merasa terus-menerus ditekan untuk belajar agar mendapatkan nilai tinggi atau memenangkan lomba, hal ini bisa membuatnya stres dan malah kehilangan semangat belajar. Sebagai gantinya, orang tua dapat memberikan pujian atas usaha yang sudah anak lakukan, bukan hanya hasil akhir. Apresiasi terhadap proses belajar akan membuat anak merasa dihargai dan termotivasi untuk mencoba lebih baik lagi.
Kedua, gunakan pendekatan yang personal dan sesuai minat anak. Jika anak senang dengan kegiatan kreatif atau permainan edukatif, orang tua bisa mengintegrasikan metode belajar yang melibatkan kegiatan tersebut sehingga anak lebih tertarik. Misalnya, memanfaatkan permainan edukasi, video belajar interaktif, atau project kecil yang melibatkan aktivitas mewarnai dan eksperimen sederhana. Hal ini sejalan dengan tema yang ditemukan pada lomba melukis dan mewarnai yang mungkin diikutsertakan oleh anak-anak pada event seperti IGTKI - PG GEBYAR PAUD, yang bisa juga menjadi referensi untuk menstimulasi minat belajar anak.
Ketiga, buat jadwal belajar yang fleksibel dan beri anak ruang untuk beristirahat. Jangan memaksakan anak belajar terlalu lama tanpa jeda, karena bisa menimbulkan kejenuhan. Dengan memberikan waktu istirahat yang cukup, anak akan lebih refreshing dan kembali fokus saat belajar.
Keempat, ajak anak untuk aktif bertanya dan berdiskusi. Dorong anak untuk menyampaikan kesulitan yang dialami saat belajar dan bantu cari solusi bersama. Interaksi positif ini dapat meningkatkan motivasi anak karena mereka merasa didukung dan tidak sendirian.
Kelima, libatkan anak dalam penentuan tujuan belajar yang realistis dan dicapai secara bertahap. Misalnya, target jangan langsung mengejar nilai tertinggi, tapi fokus pada peningkatan pemahaman materi atau rutin menyelesaikan PR. Ketika anak berhasil mencapai target kecil, berikan reward sebagai bentuk penghargaan atas usaha mereka.
Akhir kata, semangat belajar anak bukan hanya soal nilai akademik tapi juga bagaimana mereka bisa menikmati proses belajar dan mengembangkan potensi. Menggembleng anak bukan berarti harus menekan atau membuatnya stress, tapi lebih kepada mendampingi dan memotivasi mereka secara tepat. Dengan pendekatan yang hangat dan kreatif, semangat belajar anak akan meningkat secara alami dan mereka pun dapat tumbuh dengan bahagia dan percaya diri.
Kurang setuju kak kalau dipaksa. nnt mereka jadi menilai belajar itu bikin stres. kita sebagai ortu harus paham cara belajar anak itu beda beda kak, ada yg tipenya baca sekali langsung paham. ada yg tipe harus sambil dengerin sesuatu dll
semakin keras dan maksa belajar sama anak semakin malas anak belajar kak,jadi sebisa mungkin belajar harus jadi sesuatu yang menyenangkan bagi mereka...
misalnya pecahkan soal bersama² sambil adain challenge dalam keluarga..pasti menarik...🥰
Kurang setuju kak kalau dipaksa. nnt mereka jadi menilai belajar itu bikin stres. kita sebagai ortu harus paham cara belajar anak itu beda beda kak, ada yg tipenya baca sekali langsung paham. ada yg tipe harus sambil dengerin sesuatu dll