Style Mana yang Cocok ya??
Bulan ini tuh bukan cuma ada 2 event yang bikin dag dig dug sebab dresscodenya..
Sebelumnya di sekolah anakku ada acara Marketday yang orangtuanya mesti pake dresscode: atasan putih sama bawahan jeans. Alhamdulilah walaupun cuma satu-satunya (itu juga dikasih ibu mertua) aku punya jeans, tapi atasan putih 🙃😔 wassalamm.. baju putihku satu-satunya cuma pas akad nikah aja, soalnya aku kalo pake warna putih pasti cepet kotor bukan main! 🤣🤣
Buat orang lain dresscode putih + jeans itu udah paling basic kali ya? tapi aku nihil banget 🤣🤣 kalo beli, aku yakin akan mubazir karena bakal jarang dipake lagi nantinya, jadi jalan ninjaku adalah cek harta karun ibu mertuaku.. lalu dapetlah 3 baju putih, plus gamis pink, setelan biru, 2 tunik hijau, batik gamis hijau, dan 5 outer, wkwkwk
Trus kali ini aku lupa akan ada acara #MenujuL8Awards padahal pas liat liat baju ibu mertuaku ada baju kuning, eh aku gak ambil.. dan jangaaaaan ambil lagii please!! lemariku udah mau meledak 🤣🤣 jadi untuk kuning kuning Bucin Lemon8 aku pake apa adanya aja ya 🙏🏻🙂↕️
Mentemen bantu pilihin dong, model pashmina mana yang cocok di aku?
#MauTanya #RisingStarRamadhan #TipsLemon8 #hijabsister Lemon8_ID Lemon8 Family ✨ Lemon8IRT
Menghadapi acara dengan dresscode tertentu memang sering menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi yang tidak ingin membeli baju baru karena pertimbangan ekonomis atau pemakaian yang terbatas. Pengalaman menggunakan harta karun pakaian milik keluarga seperti yang diceritakan ini sangat inspiratif. Saya sendiri pernah berada dalam situasi serupa, saat harus menghadiri acara bertema warna yang spesifik. Memanfaatkan baju dari anggota keluarga atau teman dekat bisa menjadi solusi praktis dan hemat. Namun, agar penampilan tetap menarik dan tidak monoton, pemilihan aksesori seperti pashmina yang sesuai sangat penting. Untuk acara dengan dresscode kuning, memilih pashmina berwarna senada atau kontras yang tetap harmonis dapat menambah kesan segar dan ceria. Memilih model pashmina yang nyaman dipakai juga penting, terutama jika harus mengenakannya dalam waktu lama. Beberapa model pashmina favorit yang pernah saya coba adalah yang berbahan ringan seperti sifon atau katun dengan model simpel yang mudah dibentuk. Selain itu, pengalaman Devi yang mengandalkan pashmina pemberian guru menunjukkan betapa berharganya aksesori dengan nilai emosional. Pashmina semacam itu tidak hanya melengkapi outfit, tapi juga memberikan rasa percaya diri lebih. Jangan lupa, gaya memakai pashmina sangat beragam; bisa dengan model sederhana yang membingkai wajah atau model layering yang memberikan dimensi pada tampilan. Eksperimen dengan model tersebut sesuai bentuk wajah dan kenyamanan pribadi akan membuat penampilan lebih menarik. Jadi, bagi yang mengalami dilema seperti harus mengikuti dresscode dan jarang punya koleksi warna tersebut, dengan kreativitas dalam memadupadankan baju lama dan aksesori seperti pashmina, tetap bisa tampil modis tanpa harus menguras kantong. Dan jangan lupa minta pendapat teman sesama pecinta fashion seperti yang dilakukan Devi, karena masukan mereka bisa membantu menemukan style terbaik yang cocok untuk kepribadian kita.



Lihat komentar lainnya