"Jangan hitung berapa kali orang lain menyakitimu,
Saya pernah merasa sangat terluka oleh kata-kata dan perlakuan orang di sekitar saya. Tapi suatu hari, saya membaca kutipan yang mengatakan, "Jangan hitung berapa kali orang lain menyakitimu, hitunglah berapa kali kamu menyakiti Allah yang tak pernah meninggalkanmu." Kutipan ini membuka mata saya untuk melihat segala sesuatu dari perspektif yang berbeda. Saat saya mulai menyadari bahwa Allah selalu hadir, meski saya sering lalai dan menyakitinya dengan perbuatan atau pikiran saya yang salah, hati saya menjadi lebih tenang. Saya jadi lebih fokus untuk memperbaiki diri dan membangun hubungan yang lebih baik dengan Sang Pencipta. Dalam keseharian, kita memang tidak bisa menghindari rasa sakit dari perlakuan orang lain. Namun, membalasnya hanya dengan kebencian atau dendam hanya akan memperbesar luka di hati. Sebaliknya, dengan mengingat kebesaran kasih sayang Allah, kita belajar untuk memaafkan dan meredam amarah. Saya juga sering berdoa di masjid dengan latar yang indah, mengamati kubah masjid yang berukiran, mengingat bahwa kehadiran Allah selalu dekat. Ini menjadi pengingat agar selalu bersyukur dan sabar dalam menghadapi ujian hidup. Semoga pengalaman ini juga bisa menguatkan pembaca yang sedang mengalami kesulitan sehingga lebih dekat kepada Allah dan lebih bijak dalam menghadapi perasaan terluka dari orang lain.


yes