Tentara Belanda Terlihat Bahagia Setelah Mualaf

2025/9/8 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenjadi seorang mualaf bukanlah perkara mudah, apalagi bagi seseorang yang berasal dari latar belakang yang sangat berbeda seperti tentara Belanda tersebut. Saya pernah mendengar kisah serupa dari teman yang juga memutuskan untuk memeluk Islam; awalnya mereka merasa canggung dan tidak diterima saat pertama kali datang ke masjid. Namun, seiring waktu, kehangatan komunitas dan rutinitas ibadah yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari membawa kedamaian. Dalam kisah tentara Belanda ini, terlihat bagaimana perubahan spiritual mampu melampaui batas budaya dan kebiasaan lama. Menggunakan surban dan kafiah sebagai tanda baru identitas agamanya menjadi simbol komitmen yang kuat. Bahkan, meskipun cuaca panas pun ia tetap memilih mengenakan pakaian tersebut sebagai bentuk penghormatan dan kenyamanan batin. Pengalaman ini mengingatkan kita bahwa menemukan rasa aman dan bahagia dalam keyakinan bukan hanya soal ritual, tetapi juga soal penerimaan diri dan komunitas. Saya menyarankan bagi yang sedang berproses memeluk agama baru untuk tidak takut merasa asing di awal, karena perjalanan spiritual pada akhirnya selalu menghadirkan rasa damai yang tulus.

11 komentar

Gambar Tutiek Soebandio.
Tutiek Soebandio.

Masyaallah, semoga tetap istiqomah.