DPRD ROHIL : MANAJEMEN SPBU BATU EMPAT TIDAK SESUAI SOP
Pengalaman saya saat tinggal di daerah Rokan Hilir memperlihatkan betapa pentingnya manajemen SPBU yang baik untuk memenuhi kebutuhan warga akan BBM. Ketika ada pelanggaran SOP seperti yang dilaporkan DPRD ROHIL mengenai SPBU Batu Empat, dampaknya sangat terasa, mulai dari antrian panjang hingga ketidakseimbangan distribusi bahan bakar. Sebagai warga yang sering menggunakan kendaraan pribadi, saya pernah merasakan langsung ketidaknyamanan saat mengisi BBM karena pengelolaan yang kurang transparan dan prosedur layanan yang tidak optimal. Hal ini jelas melambatkan aktivitas masyarakat dan berdampak pada produktivitas harian. Menindaklanjuti temuan DPRD, saya pikir pihak SPBU dan pengawas terkait harus meningkatkan pengawasan penerapan SOP, termasuk pelatihan karyawan dan pengendalian stok BBM yang ketat. Selain itu, pemanfaatan teknologi untuk monitoring real-time dapat membantu menghindari penyimpangan manajemen bahan bakar. Dari sisi konsumen, penting juga untuk memberikan masukan dan melaporkan kondisi yang dialami kepada instansi berwenang agar perbaikan cepat bisa dilakukan. Kesadaran masyarakat akan hak dan prosedur yang benar juga menjadi faktor pendukung kelancaran pelayanan SPBU. Semoga langkah DPRD ROHIL ini dapat memacu perbaikan manajemen SPBU secara menyeluruh di wilayah Riau. Dengan SOP yang dijalankan secara konsisten, warga Bagansiapiapi dan sekitarnya bisa mendapatkan akses BBM yang lebih mudah dan terpercaya.





































