Curug semirang - Ungaran
Treknya tangga semua yg cocok buat pemula treking, kira2 dari parkiran ke curugnya 1,5km an tp mayan capek yaa karena pas kesana belum sarapan sii wkwk,
Saran sebelum treking makan dulu bray
dibanding benowo sama lawe yg treknya lebih jauh tapi benowo sama lawe treknya enak ga tangga terus
Pertama kali ke Curug Semirang di Ungaran ini aku langsung ngerasa, wah ini sih cocok banget buat pemula trekking. Dari parkiran sampai ke air terjun kurang lebih 1,5 km, tapi karena banyak tangga, rasanya lumayan nguras napas apalagi kalau berangkat belum sarapan kayak aku kemarin. Jadi beneran deh, sebelum trekking di sini wajib isi perut dulu, minimal roti atau mie instan di warung dekat parkiran. Buat yang belum pernah ke sana, Curug Semirang lokasinya ada di kawasan Ungaran, Kabupaten Semarang. Akses jalannya sudah oke, bisa dijangkau motor maupun mobil. Dari area parkir, jalurnya sudah jelas dengan anak tangga yang terus naik turun sampai ke air terjun. Dibanding trek ke Curug Benowo atau Curug Lawe, trek Curug Semirang ini lebih pendek, tapi karena didominasi tangga, kaki cepat pegal. Plus-nya, jalurnya cukup rapi dan aman buat yang masih pemula. Soal jam buka, biasanya Curug Semirang buka dari pagi sekitar jam 07.00 sampai sore sekitar jam 16.00–17.00. Paling enak datang pagi biar nggak terlalu panas dan masih sepi, jadi bisa lebih leluasa foto-foto di depan air terjun. Untuk tiket masuk air terjun Semirang, kemarin aku kena sekitar belasan ribu per orang (bisa berubah sewaktu-waktu ya), plus biaya parkir motor/mobil. Menurutku masih sangat worth it dengan pemandangan air terjun tinggi yang dikelilingi hutan hijau. Di sepanjang trek, kamu bakal nemu beberapa spot kece, seperti anjungan kayu atau semacam rumah pohon di tengah hutan yang bisa dipakai buat istirahat sebentar sambil lihat pemandangan pepohonan hijau dari ketinggian. Ada juga aliran sungai kecil dengan air jernih yang mengalir di antara bebatuan, cocok buat nyemplungin kaki bentar atau sekadar foto pakai sepatu kets di atas batu-batu sungai. Sampai di Curug Semirang, suara air terjun yang deras plus udara dingin langsung bikin capek kebayar. Banyak orang suka foto di depan air terjun, ada juga yang berdiri di dasar air terjun tanpa alas kaki. Airnya lumayan dingin, jadi kalau mau main air jangan lupa bawa baju ganti atau handuk kecil. Buat yang suka foto-foto, Curug Semirang photos ini cakep banget, dari wide shot pemandangan penuh air terjun sampai detail aliran sungai berbusa di antara batu-batu besar. Kalau soal ketinggian, Curug Semirang ini berada di kawasan pegunungan Ungaran, jadi suasananya sejuk dan hijau. Tinggi air terjunnya sendiri cukup menjulang, dan banyak yang datang ke sini buat sekadar healing, foto, atau tracking ringan. Di area sekitar juga mulai bermunculan kafe-kafe kecil khas Semirang Ungaran, jadi setelah turun dari curug kamu bisa nongkrong sambil minum kopi atau teh hangat. Sedikit tips dari pengalamanku tracking Curug Semirang: - Datang pagi biar nggak kehabisan waktu, mengingat curugnya tutup sore. - Sarapan dulu sebelum naik, atau bawa camilan ringan. - Pakai sepatu trekking atau kets yang nyaman karena jalur banyak batu dan tangga. - Bawa air minum sendiri supaya nggak gampang dehidrasi. - Siapkan plastik atau dry bag kalau bawa HP/kamera dan mau main air dekat air terjun. Buat kamu yang nyari wisata alam dekat Semarang dengan trek yang masih ramah pemula, Curug Semirang di Ungaran ini menurutku salah satu pilihan paling oke. Pemandangannya bagus, udara sejuk, dan jalurnya jelas, tinggal siapin tenaga buat naik-turun tangga aja.









