Ikan tongkol itu gampang bgt di-variasiin loh. Keluarga pasti suka bangettt❤️ #idemasak#Resepsimple
2025/8/19 Diedit ke
... Baca selengkapnyaKalau denger kata tumis tongkol pedas, aku langsung keinget lauk merakyat rasa melekat yang nggak pernah gagal jadi penyelamat di rumah. Ikan tongkol itu enaknya, teksturnya padat dan rasa ikannya kuat, jadi ditumis pedas sama irisan cabai, bawang, dan tomat hijau aja udah juara.
Biasanya aku pilih tongkol yang sudah dipotong-potong, terus aku cuci bersih dan kasih perasan jeruk nipis biar nggak terlalu amis. Kadang aku goreng sebentar dulu sampai agak kering, baru ditumis bareng bumbu pedas. Hasilnya, daging tongkolnya lebih wangi dan bumbunya nyerep banget.
Versi tumis tongkol pedas andalan aku mirip banget sama yang ada di foto: semangkuk tumis tongkol pedas dengan irisan cabai merah, cabai hijau, bawang merah, bawang putih, plus tomat hijau biar ada rasa seger-asemnya. Kalau pengen lebih rame, bisa tambahin daun jeruk, lengkuas geprek, atau sedikit kecap biar ada manis-manisnya.
Untuk tingkat kepedasan, aku biasanya sesuaikan kebutuhan. Kalau dimakan bareng anak, cabainya aku kurangi dan lebih banyakin tomat hijau, jadi rasanya tetap gurih-seger tapi nggak terlalu pedas. Kalau lagi pengen yang nendang, tinggal tambahin irisan cabai rawit atau sambal terasi terpisah.
Tumis tongkol pedas ini cocok banget jadi lauk harian: dimakan sama nasi hangat, lalapan mentimun, dan kerupuk aja udah puas. Selain itu, menu ini juga awet kalau disimpan di kulkas. Biasanya aku masak agak banyak, jadi besoknya tinggal dihangatin, malah makin enak karena bumbunya tambah meresap.
Tips lain dari pengalamanku, kalau pakai tongkol pindang, usahakan jangan terlalu banyak garam karena tongkolnya sendiri sudah agak asin. Cicip dulu di akhir baru koreksi rasa. Dengan bumbu sederhana dan cara masak yang cepat, tumis tongkol pedas ini benar-benar lauk merakyat yang rasanya melekat di lidah dan di hati dompet juga tetap aman.