Mendung dan Kisah Hari Ini☁️
Perpaduan antara cuaca dingin, mood naik turun karena menstrual cramps dan es moka yang mengandung kopi sukses bikin mata terbuka lalu perlahan membaca👀
Dapat rekomendasi buku dari teman, sungguh judul yang menarik perhatian. Ini pertama kali membaca karya A. A. Navis. Tunggu update ulasannya ya~
Kadang kalau lagi cari inspirasi foto budak galau kece, yang kubutuhin tuh bukan cuma kamera, tapi juga suasana hati yang pas. Hari itu langit lagi mendung, perut keram karena menstrual cramps, dan aku ngerasa super gloomy. Di momen kayak gitu, aku malah suka banget ambil foto random yang relate sama suasana hati: langit abu-abu, tanaman di pojokan, sampai gelas es moka yang setengah cair. Versi budak galau kece ala aku itu simpel banget. Nggak perlu tempat fancy, cukup duduk di pojok toko buku, pesen es moka, terus pelan-pelan baca buku. Kebetulan waktu itu aku lagi mulai "Robohnya Surau Kami" karya A. A. Navis. Baru bab awal aja udah bikin mikir, cocok sama vibe mendung hari itu. Sesekali aku berhenti baca, bengong liatin rak buku, terus iseng motret suasana sekitar. Kalau soal gaya foto, aku biasanya fokus ke detail kecil: tangan yang megang gelas es moka, halaman buku yang setengah terbuka, atau tanaman hias yang kelihatan hijau kontras sama dinding abu-abu. Angle-nya aku bikin seolah-olah diambil pas lagi "ketangkep" dalam momen galau, jadi kesannya natural, bukan yang terlalu diatur. Menurutku, foto angga budak galau atau siapapun yang mau gaya galau kece itu bukan soal kelihatan sedih banget, tapi lebih ke nuansa: tatapan kosong ke luar jendela, langit mendung, kopi dingin yang keburu cair, dan ekspresi lelah tapi masih berusaha chill. Buat yang lagi sakit perut karena menstruasi tapi tetep pengen kelihatan kece, trik kecil dariku: pilih outfit yang nyaman (sweater lembut, celana longgar), bawa obat atau minuman hangat/dingin sesuai cocoknya tubuh kamu, lalu cari spot yang bikin hati agak tenang. Toko buku, kafe sepi, atau teras rumah juga bisa. Dari situ, kamu bisa eksplor pose dan foto budak galau versi kamu sendiri. Aku juga suka motret bunga atau tanaman sebagai selingan. Waktu itu aku iseng motret bunga kamboja kuning putih di dalam vas kaca. Rasanya kayak jadi kontras sama moodku yang lagi gloomy, tapi justru itu yang bikin fotonya menarik. Kombinasi antara langit mendung, cerita hari ini, menstrual cramps, es moka, dan buku bacaan baru rasanya ngebentuk kisah kecil yang personal. Jadi, kalau kamu lagi cari ide foto angga budak galau kece atau pengen bikin konten dengan vibe mendung dan hati yang sedikit berantakan, coba mulai dari hal-hal sederhana di sekitarmu. Kadang momen paling jujur justru muncul di hari yang kelihatannya biasa-biasa aja, dengan mood naik turun dan segelas kopi yang nemenin.




