... Baca selengkapnyaAku dulu juga penasaran, seperti apa sih anak kucing keturunan anggora dan kampung kalau sudah lahir? Setelah beberapa kali pelihara indukan anggora yang kawin dengan kucing kampung lokal, ternyata hasilnya beragam banget dan malah bikin ketagihan lihat mereka tumbuh.
Ciri fisik anak kucing keturunan anggora biasanya masih kebawa bulu yang lebih lebat dari kucing kampung biasa, tapi nggak selebat anggora asli. Bulu seringnya medium, agak mengembang di leher dan ekor. Warna juga lebih bervariasi: putih, cokelat, abu-abu bercampur, bahkan kadang corak belang tiga seperti di foto, dengan hidung merah muda dan mata biru atau kuning keemasan. Kalau kamu bandingkan dengan kucing anggora asli, bentuk wajah anak keturunan ini cenderung sedikit lebih bulat dan badan lebih kekar seperti kucing lokal.
Soal sifat, menurut pengalamanku, anak kucing dan kucing dewasa hasil kawin silang ini justru punya karakter yang enak diajak main. Mereka cenderung lebih aktif dan lincah seperti kucing kampung, tapi tetap manja dan suka nempel seperti anggora. Mereka juga lebih tahan banting terhadap perubahan cuaca dan lingkungan, jadi cocok buat kamu yang baru belajar pelihara kucing. Biasanya mereka gampang akrab dengan induk maupun kucing dewasa lain; kadang aku lihat mereka saling cium hidung sebagai tanda saling kenal dan sayang.
Buat teman-teman yang penasaran sama "rumus persilangan kucing" versi sederhana, intinya sifat yang paling kuat biasanya dari kucing kampung: daya tahan tubuh, kelincahan, dan insting berburu. Dari anggora, yang sering nurun itu bentuk tubuh yang lebih panjang, bulu lebih tebal, dan sifat manja. Jadi kalau kamu lihat anak kucing berbulu medium, warna campuran putih-cokelat-abu di atas lantai kayu, dengan mata biru atau hijau dan ekor agak mengembang, besar kemungkinan dia punya darah anggora.
Cara ngerawat anak kucing keturunan anggora-kampung ini juga nggak seribet anggora murni. Bulu mereka tetap perlu disisir rutin 2–3 kali seminggu supaya nggak mudah rontok dan kusut, apalagi kalau bulunya putih bercampur cokelat dan abu-abu seperti di gambarnya. Makanan cukup pakai dry food berkualitas dan sesekali wet food, plus air minum bersih yang selalu tersedia. Vaksin dasar tetap wajib kalau kamu mau mereka sehat sampai dewasa.
Satu hal yang sering ditanya juga: apakah kucing dan anjing bisa kawin? Secara biologis, tidak bisa. Mereka beda spesies, jadi jangan berharap ada anak dari kucing dan anjing. Yang mungkin itu kucing persia kawin dengan kucing kampung, atau anggora kawin dengan kucing kampung, karena masih satu spesies. Hasilnya sama-sama disebut mix atau keturunan lokal dengan darah ras.
Kalau kamu punya indukan anggora asli dan kucing jantan kampung, pastikan kamu siap merawat anak-anaknya sampai besar. Dari kecil, biasakan mereka dengan sentuhan manusia, ajak main pakai mainan berwarna-warni di lantai, dan awasi interaksi dengan kucing dewasa supaya mereka tumbuh jadi kucing yang ramah dan nggak galak. Anak kucing ini memang kecil dan rapuh, tapi kalau dirawat dengan kasih sayang, mereka akan tumbuh jadi kucing dewasa yang sehat dan super menggemaskan.