Kolesterol tinggi (LDL) pada wanita Menopause

teman teman wajib tau nih

mengapa wanita menopause sering

mengalami peningkatan kolesterol

gimana cara supaya turun :

yukk baca di sini :

*minum airputih yang cukup

*olah raga 30 menit sehari (5x dalam 1 Minggu (bersepeda /renang/senam ringan )

*pilih makanan rebus.kukus .panggang Tidka gorengan

* Jaga berat badan ideal 5-10% dapat menurunkan kolesterol

segitu dlu aja kli ya semoga bermanfaat

♥️♥️✅#WajibTau #TipsLemon8

2025/10/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku dulu sempat bingung bedain keluhan kolesterol tinggi dengan masalah lain seperti anyang-anyangan pada wanita. Soalnya sama-sama bikin badan nggak enak, capek, kadang pusing dan nggak nyaman. Setelah baca-baca dan konsultasi, ternyata gejalanya cukup beda dan penting banget buat kita, khususnya yang sudah menopause, buat peka sama sinyal tubuh. Pada wanita menopause, metabolisme melambat dan hormon estrogen menurun. Estrogen ini sebenarnya bantu tubuh membentuk kolesterol baik (HDL). Saat estrogen turun, kolesterol jahat (LDL) cenderung naik. Nah, tanda-tanda kolesterol tinggi itu seringnya nggak terlalu kelihatan, tapi beberapa yang aku perhatikan: - Cepat capek padahal aktivitas biasa saja - Sering pegal di tengkuk atau pundak - Kadang pusing berputar atau kepala terasa berat - Jantung berdebar saat naik tangga atau jalan agak cepat Sedangkan anyang-anyangan pada wanita lebih ke masalah di saluran kemih. Biasanya: - Sering ingin buang air kecil tapi keluarnya sedikit-sedikit - Terasa perih atau nggak nyaman saat BAK - Kadang perut bagian bawah terasa kembung atau nyeri - Urin bisa berubah warna atau berbau lebih menyengat Dari pengalaman pribadi, kalau keluhannya lebih ke kencing nggak tuntas dan perih, itu cenderung anyang-anyangan. Tapi kalau lebih ke badan berat, sering pusing, dan hasil cek lab menunjukkan LDL tinggi, ya berarti fokus ke kolesterol. Tetap, cara paling aman dan pasti itu cek ke dokter dan lakukan cek kolesterol berkala, apalagi setelah menopause. Selain tips yang sudah aku tulis sebelumnya (minum air putih cukup, olahraga 30 menit sehari, pilih makanan rebus/kukus/panggang, dan jaga berat badan ideal), aku juga nambah beberapa kebiasaan kecil: - Lebih banyak makan serat: sayur hijau, buah, dan oats. Serat ini bantu “mengikat” kolesterol jahat di usus. - Kurangi makanan tinggi lemak jenuh seperti jeroan, kulit ayam, makanan cepat saji. - Batasi gula berlebih karena gula juga bisa memicu naiknya kolesterol dan berat badan. - Coba jalan kaki santai setelah makan malam selama 10–15 menit supaya metabolisme tetap jalan. Untuk yang sering anyang-anyangan, minum air putih yang cukup juga penting banget. Jangan tahan BAK terlalu lama, dan jaga kebersihan area kewanitaan. Kalau keluhan nggak membaik dalam beberapa hari atau disertai demam, langsung periksa ke dokter. Intinya, di masa menopause kita memang harus lebih perhatian sama tubuh sendiri. Kolesterol tinggi (LDL) dan keluhan seperti anyang-anyangan sama-sama nggak boleh disepelekan. Dengan kenal tanda-tandanya dan mulai ubah pola hidup pelan-pelan, efek jangka panjangnya sangat kerasa. Aku juga masih belajar, tapi sedikit demi sedikit perubahan ini bikin badan terasa lebih ringan dan hasil lab pelan-pelan membaik.