GESER KEKANAN 👉

2025/12/4 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur, pas pertama kali lihat foto Varrel Bramasta pakai kaus hitam, rompi taktis, helm, dan pegang senapan di pinggir sungai berlumpur, vibes-nya langsung kayak lagi latihan taktis ala aparat. Tapi begitu baca teks overlay "Yang lebih pas adalah geser ke kanan", aku langsung ketawa. Buat aku, itu kayak sindiran halus bahwa image Varrel mungkin lebih cocok ke jalur hiburan atau konten kocak, bukan yang terlalu serius. Kalau diperhatiin, di salah satu gambar malah ada rompi taktis motif kamuflase pink yang isinya bukan peluru atau perlengkapan militer, tapi justru perlengkapan kecantikan dan perawatan pribadi. Ada makeup, skincare, dan macam-macam barang random. Menurutku ini kreatif banget, karena nyatuin dua dunia yang kontras: dunia "serius" ala taktis dan dunia lifestyle ala beauty, yang sebenarnya nyambung banget sama image seleb seperti Varrel. Sebagai penonton, aku merasa konsep kayak gini lebih nyambung sama keseharian kita. Varrel kan dikenal sebagai figur publik yang banyak tampil di TV dan media sosial, jadi melihat dia digambarkan pakai rompi berisi makeup itu terasa relate dan lucu. Kayak ngingetin kalau di balik gaya cool atau formal, orang tetap butuh hal-hal sederhana seperti skincare dan self-care. Aku pribadi sering lihat konten soal Varrel Bramasta di media sosial, mulai dari gaya berpakaian, aktivitas di DPR RI, sampai sisi kocak dia di berbagai acara. Konten seperti ini bikin aku makin merasa dia itu versatile: bisa terlihat gagah dengan rompi taktis hitam, tapi di sisi lain cocok juga dengan rompi penuh perlengkapan kecantikan yang warnanya mencolok. Dari sini aku jadi berpikir, figur publik sekarang memang dituntut punya banyak sisi, bukan cuma satu image saja. Selain itu, menurutku penggunaan teks seperti "rompimu lebih pas bawa ini bro Varrel Bramasta" dan "cocoknya harusnya pakai rompi ini sih" bikin atmosfer konten jadi santai banget. Rasanya kayak lagi ngobrol sama teman sendiri yang iseng ngasih komentar ke gaya kita. Buat kalian yang suka Varrel, konten model begini bisa jadi hiburan ringan sekaligus bahan diskusi tentang style dan branding seorang selebriti. Kalau kamu tertarik bahas Varrel lebih jauh, kamu bisa mulai dari bagaimana dia membangun citra publiknya: apakah kamu lebih suka sisi formalnya saat tampil dengan nuansa DPR dan dewan, atau justru sisi kocak yang muncul di konten kreatif seperti rompi taktis dan rompi makeup ini? Dari pengalaman nonton berbagai potongan videonya, aku pribadi lebih enjoy sisi santai dan lucunya, karena terasa lebih dekat dan manusiawi. Intinya, buat aku, Varrel itu cocok "geser ke kanan" ke dunia hiburan yang penuh kreativitas dan kelucuan. Rompi taktis hitam mungkin terlihat keren, tapi rompi taktis pink berisi perlengkapan kecantikan justru menunjukkan betapa fleksibel dan fun-nya seorang figur publik di era sekarang.