Seandainya aku konsisten 😌
Yaa...
Seandainya aku bisa konsisten belajar gambar, mungkin aku sudah hebat..
Seandainya aku konsisten dalam satu bidang dan lebih fokus..
tapi nyatanya banyak yang dicoba membuat tidak konsisten, dan sering mulai dari awal lagi.
#Seandainya #lemon8indonesia #lemon8 #CurcolanHati #gambarsimple
Aku juga sering merasa, "seandainya dulu aku konsisten belajar gambar, mungkin sekarang komposisiku sudah jauh lebih bagus." Tapi ya sudahlah, sekarang aku coba mulai lagi pelan-pelan, fokus ke satu hal dulu: gimana cara menyeimbangkan bidang dalam sebuah gambar supaya kelihatan harmonis. Hal pertama yang aku pelajari adalah pembagian bidang. Sebelum mulai coret-coret, aku biasanya membagi kertas secara imajinatif jadi beberapa bagian (atas–bawah, kiri–kanan). Ada yang pakai aturan sepertiga (rule of thirds), jadi kertas seolah dibagi 3 secara vertikal dan 3 secara horizontal. Titik perpotongan garis-garis itu biasanya jadi tempat yang enak buat meletakkan objek utama, jadi gambar terasa lebih seimbang. Lalu, aku mulai perhatikan ukuran dan posisi objek. Kalau di sisi kiri ada objek yang besar dan gelap, di sisi kanan aku coba kasih objek lain atau beberapa elemen kecil supaya nggak terasa “jatuh” ke satu sisi. Nggak harus sama persis ukurannya, tapi minimal ada penyeimbang. Misalnya, satu vas bunga besar di kiri bisa diseimbangkan dengan beberapa objek kecil atau pattern di kanan. Warna dan gelap-terang (value) juga ngaruh banget ke keseimbangan bidang. Dulu aku pikir asal warnanya cantik sudah cukup, ternyata kalau warna gelap numpuk di satu sisi, gambar jadi berat sebelah. Sekarang aku coba sebar warna kuat atau gelap ke beberapa titik, bukan cuma di satu tempat. Misalnya, kalau sudut kanan bawah sudah kuat banget warnanya, aku kasih sentuhan warna senada di bagian lain supaya mata nggak cuma tertarik ke satu titik. Ada lagi soal ruang kosong (negative space). Waktu baru belajar, aku suka panik kalau masih banyak ruang kosong, jadinya semua area ingin diisi. Padahal, ruang kosong itu penting banget buat bikin gambar terasa lega dan nggak sumpek. Menyeimbangkan bidang itu bukan berarti semua sudut harus penuh, tapi justru tahu kapan harus berhenti dan membiarkan sebagian bidang tetap kosong. Latihannya bisa simpel: ambil kuas atau alat gambar favorit, lalu coba bikin beberapa sketsa kecil (thumbnail) di satu kertas. Di tiap sketsa, atur posisi objek utama di tempat berbeda: tengah, kiri, kanan, bawah. Lalu rasakan, komposisi mana yang paling enak dilihat dan paling seimbang. Dari situ lama-lama kita punya feeling sendiri soal keseimbangan. Sekarang aku lagi berusaha konsisten walau cuma 10–15 menit sehari. Nggak usah muluk-muluk. Yang penting, setiap kali gambar aku coba sadar: "bidang ini sudah seimbang belum?" Pelan-pelan, dari kuas dan coretan sederhana, harmoni di dalam gambar mulai kerasa. Kalau kamu juga lagi belajar, nggak apa-apa mulai dari awal lagi, yang penting kali ini lebih sadar dan pelan-pelan dijaga konsistensinya.






















































































knpa ya konsisten itu sulit bngt 🥺