IRT MARAH, HUKUM ANAK KARNA NGGA RANKING!!

Hallo Lemonades🍋

Disclaimer kalo mama mertua ku ga marah sama sekali pas tau anak nya ga juara kelas, itu cuma ketakutan dia aja karna terbiasa 10 besar dari kelas 1. 😄

Dulu mama ku juga gitu,ga pernah marah mau aku ranking atau engga, kata mama "YANG PENTING TIDAK CURANG" 💛

dan tetep pantau proses belajar aku kaya gimana di rumah.

Dulu waktu SMP aku punya temen sebangku, ortu nya strick banget apalagi soal akademik, karna ayah nya kepsek sekolah dasar. Mungkin gengsi ya kalo anak nya ga juara ...

Alhasil temen ku licik, suka nyontek, bahkan pernah bayar aku buat kerjain PR nya dia, suka bohong ke ortu nya ada tugas di sekolah padahal main...

BUKAN KAH ORTU PALING GA SUKA DI BOHONGI ANAK??

yu tinggalin kebiasaan jahiliyah itu menuju 2026 , jadilah ortu yang bijak, kita juga manusia , ga bisa semburna ❤️❤️

IRT SENIOR, APA YANG KAMU KASIH FAHAM KE ANAK KALO GA JUARA KELAS?? ☺️

#GoodBye2025 #RahasiaDalamHubungan #MauTanya #SetujuGak #PerasaanKu

2025/12/18 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai orang tua, saya pernah merasa khawatir ketika anak saya tidak masuk dalam daftar peringkat kelas. Namun, saya menyadari bahwa terlalu menekankan ranking justru bisa membuat anak tertekan dan kehilangan motivasi belajar. Saya belajar dari pengalaman keluarga saya sendiri, seperti yang saya ceritakan, bahwa yang terpenting adalah proses belajar yang jujur dan berusaha semaksimal mungkin. Ketika saya melihat anak-anak atau teman sekelas yang merasa tertekan untuk selalu juara, saya sering mengingatkan diri bahwa setiap anak memiliki kecepatan dan cara belajar yang berbeda. Saya juga mengajak anak saya untuk fokus pada pemahaman materi, bukan hanya nilai angka di raport. Foto-foto dengan teks tentang normalisasi tidak memasukkan anak ke dalam ranking di tahun 2026 sangat menginspirasi saya. Ini menegaskan bahwa prestasi akademik bukan satu-satunya tolok ukur kesuksesan anak. Menghargai usaha, kejujuran, dan ketekunan adalah hal yang lebih penting. Sebagai tambahan, saya selalu memberikan ucapan selamat yang tulus kepada anak-anak, tidak hanya untuk peringkat 1, tapi untuk setiap pencapaian dan usaha mereka. Ucapan selamat yang tepat dapat meningkatkan rasa percaya diri anak dan membuat mereka merasa dihargai tanpa harus merasa tertekan untuk mendapatkan juara kelas. Saya yakin dengan menjadi orang tua yang bijaksana dan mendukung, kita bisa membantu anak tumbuh dengan lebih sehat secara mental dan emosional. Mari mulai melatih diri untuk melihat nilai lebih dari sekadar ranking, dan fokus pada proses dan karakter anak.

18 komentar

Gambar Oydwis🌷
Oydwis🌷

kalau aku sih lebih menghibur dlu ka biar ngga berlarut" soalnya aku pengalaman ka. slalu dapet 5 besar setelah pnya hp langsung terjun bebas 🥺

Lihat lainnya(1)
Gambar meyy✨
meyy✨

pokonyaa anak yg pnting mau sekolah dan belajar.. ilmu yg didapat dia paham udh itu aja dlu kak kalau diriku.. ranking mah bonus kak🥰🥰

Lihat lainnya(1)

Lihat komentar lainnya