Ukuran dasar

2025/11/18 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali belajar bikin pola dasar, aku juga bingung banget soal letak pinggang dan pinggul. Di foto-foto biasanya cuma dikasih garis, tapi pas di badan sendiri suka nggak yakin: lingkar pinggang dimana sih? pinggul di bagian mana? Jadi aku mau share versi yang aku pakai sehari-hari. Pertama, lingkar pinggang. Pinggang itu biasanya bagian tersempit di badan, kira-kira sejajar dengan pusar atau sedikit di atasnya. Cara gampangnya, berdirilah santai (jangan ditahan perutnya), lalu miringkan badan ke samping. Lipatan yang kelihatan saat kita menekuk itulah kurang lebih letak pinggang. Di situlah kita mengukur lingkar pinggang, pakai pita ukur melingkar, jangan terlalu kencang tapi juga jangan longgar. Lalu lingkar pinggul. Banyak yang bingung, lingkar pinggul yang mana dan lingkar pinggul dimana diukur. Pinggul itu bagian paling menonjol di sekitar bokong dan pangkal paha. Supaya akurat, aku biasanya putar pita ukur ke sekeliling sampai ketemu titik terbesar di belakang. Nah, angka terbesar itulah lingkar pinggul. Jadi jangan diukur di bawah pinggang sedikit ya, tapi betul-betul di bagian paling besar. Untuk lingkar pinggang dan pinggul yang rapi, aku suka tandai dulu dengan jarum pentul atau kapur di cermin, baru diukur. Ini ngebantu kalau mengukur sendiri tanpa bantuan orang lain. Sekarang ke bagian atas: letak bahu dan pundak. Banyak orang menganggap bahu sama dengan pundak, tapi di pola, bahu biasanya dimulai dari pangkal leher sampai ke tulang bahu paling luar (dekat lengan). Itu yang disebut lebar bahu. Sedangkan lebar punggung diukur melintang di punggung, dari ketiak belakang kiri ke ketiak belakang kanan. Lebar muka diukur dari ketiak depan kiri ke ketiak depan kanan. Ukuran lebar badan ini penting supaya baju nggak terlalu ketat di dada dan punggung. Untuk lingkar dada, aku selalu ukur di bagian dada paling menonjol sambil tetap berdiri tegak. Jangan angkat tangan saat baca angkanya, karena bisa berubah. Biasanya aku minta orang lain bantu pegang ujung pita di belakang. Kalau mau bikin pola dasar lebih presisi, aku juga tambahkan ukuran lain seperti panjang punggung (dari tengkuk ke garis pinggang), panjang muka (dari pundak, turun lewat titik tertinggi dada, sampai ke pinggang), lingkar leher, tinggi dada, dan jarak dada. Ukuran tambahan ini bikin pola badan jatuhnya lebih pas, terutama untuk yang punya bentuk badan nggak standar (misalnya punggung agak bungkuk, dada besar, atau pinggul lebar). Tips kecil dari pengalamanku: selalu catat semua ukuran di buku, tulis tanggalnya, dan ulangi pengukuran kalau merasa berat badan berubah. Dan pas mengukur, pakai pakaian tipis atau kaos ketat supaya angka lingkar dada, pinggang, dan pinggul lebih akurat. Dengan memahami perbedaan pinggang dan pinggul serta posisi bahu dan punggung, proses bikin pola dasar badan jadi jauh lebih mudah dan hasil jahitan lebih rapi di badan.