Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati by Brian Khrisna

I just finished this book, udah excited baca buku ini dari jaman masih PO, alhasil baru aku baca sekarang-sekarang.

Buku ini banyak mengajarkan tentang kehidupan, apalagi dari sudut pandang seorang Ale yang merasa lelah, putus asa dan ngga punya lagi alasan untuk melangkah dalam menjalani hidup.

"Kunci untuk bisa bertahan hidup bukanlah selalu berpikir positif, tetapi mempunya kemampuan untuk menerima. Menerima jika semuanya tidak berjalan dengan baik, tidak semua rencana akan berjalan lancar, tidak semua orang berlaku baik ketika kamu baik kepada mereka. Dan itu semua tidak apa-apa" — Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

#BookReview #bookrecommendation #novel

2025/6/16 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku baca Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati ini pelan-pelan, karena tiap babnya berasa tamparan halus soal hidup. Awalnya aku juga nyari bukunya di Gramedia, penasaran kenapa bisa jadi mega best seller dan sering banget muncul di FYP. Setelah selesai, aku paham kenapa banyak orang relate. Buat kamu yang masih bingung, ini tuh novel, bukan buku motivasi murni, tapi isinya penuh refleksi hidup. Cerita Ale yang capek sama hidup bikin aku ngerasa, "Oh, ternyata bukan cuma aku yang sering merasa kalah." Ada bagian yang nyebut tentang "seporsi kekalahan"—aku ngerasa itu kayak simbol dari pengalaman pahit yang sebenarnya bisa kita terima pelan-pelan, bukan harus selalu dilawan. Salah satu bab yang paling nyantol di aku adalah "Gurita Mami Louisse". Di sini, tema cinta diri dan hubungan keluarga terasa banget. Gurita itu kayak metafora tentang hal-hal yang selama ini melilit hati, entah ekspektasi keluarga, omongan orang, atau rasa bersalah ke diri sendiri. Dari bab ini aku belajar kalau self love bukan berarti egois, tapi berani jujur sama diri sendiri. Aku sempat lihat orang-orang nyari "buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati pdf", jujur aku dulu juga kepikiran, tapi setelah baca fisiknya dan ngerasain highlight tiap halaman, aku ngerasa baca versi cetak itu bagian dari pengalaman menikmati proses. Apalagi di beberapa halaman ada kutipan yang menegaskan pentingnya menerima kenyataan dan nggak memaksa diri selalu berpikir positif. Buat aku, ini ngena karena selama ini aku tipe yang maksa diri "harus kuat" terus. Soal ending Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, menurutku nggak bisa dibilang sekadar bahagia atau sedih. Ending-nya lebih ke menyadarkan kalau hidup nggak selalu punya jawaban yang rapi. Ada ruang untuk rasa kehilangan, tapi juga ada ruang untuk hal-hal sederhana yang bikin kita tetap mau bangun tiap pagi. Di sini aku jadi mikir lagi tentang konteks "semangkuk mie ayam" yang terus diulang: hal kecil yang kelihatan biasa, tapi bisa jadi alasan kita bertahan. Buku ini juga bikin aku berhenti sejenak dari kebiasaan ngejar segala hal sempurna. Pesannya jelas: hidup nggak harus selalu menang, dan kerupuk bangka orang buta, detail kecil yang ada di cerita, justru bikin kisahnya berasa nyata dan dekat sama keseharian. Kalau kamu lagi cari resensi novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati untuk memastikan worth it atau nggak, dari pengalamanku: ini bukan cuma cerita, tapi teman buat kamu yang lagi ngerasa capek dan butuh diajak berdamai sama diri sendiri.

Cari ·
sariawan

13 komentar

Gambar Aurora 𐙚
Aurora 𐙚

“jangan lupa memberi apresiasi kepada dirimu sendiri”🥺❤️

Gambar nebulabiru7
nebulabiru7

beli bukunya di mna kk

Lihat komentar lainnya