Share Tips Menulis ala Amatiran, like me 😃
Aku suka menulis, tapi emang menulis itu butuh mood banget buat sinkronin otak dan tangan.
.
Kadang ditinggal meleng dikit aja, udah ilang bait paragraf yang di otak.
.
Tapi, nulis kan ekspresi diri. Aku sadar kalau hal itu dilakuin bukan dengan label kesempurnaan, tapi dengan label ekspresi dari diri kita.
.
oke, semoga bermanfaat 😃
.
.
Menulis ekspresi memang sering terasa sulit, terutama jika kita masih amatir. Dari pengalamanku, mencatat ide sesegera mungkin sangat membantu agar gagasan kita tidak hilang begitu saja. Misalnya, aku sering membawa catatan kecil atau menggunakan aplikasi di ponsel untuk merekam ide saat tiba-tiba terlintas, baik di kamar gelap atau saat santai. Selain itu, jangan takut menulis dengan gaya 'brutal'—tuliskan semua yang ada di pikiran tanpa terlalu memikirkan kesempurnaan. Proses editing bisa dilakukan belakangan. Menulis adalah ekspresi diri, jadi penting untuk menerima hasil tulisan apa adanya dulu agar mood tak hilang. Aku juga belajar dari situs 'RUANG SASTRA' yang memberikan referensi kosakata baru dan cara mengalirkan tulisan agar segar. Pastikan juga untuk memeriksa tanda baca, seperti penggunaan titik koma, agar tulisan lebih mudah dipahami, terutama jika ingin mempublikasikan karya. Terakhir, membaca ulang dan mengirim tulisan ke platform atau lomba memberi pengalaman berharga dan memacu kita untuk terus berkembang. Jadi, jangan berhenti menulis dan berbagi ekspresi dengan dunia!




