Layering Skincare untuk kulit kering

Layering skincare itu bukan lomba banyak-banyakan.

Kalau salah urutan,

yang ada kulit makin kering dan sensitif.

Fokus ke hidrasi dulu, baru active 🤍

Save biar nggak salah lagi!

4/30 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam pengalaman saya merawat kulit kering, layering skincare memang bukan sekadar menumpuk produk sebanyak-banyaknya. Malah kalau urutannya salah, kulit bisa jadi makin kering dan sensitif. Cara terbaik adalah memprioritaskan hidrasi di awal, misalnya dengan memakai toner yang melembapkan dalam beberapa lapisan. Saya sendiri pernah mencoba sampai 7 lapis toner hydrating pada malam hari agar kulit terasa super lembab. Setelah itu, memakai serum dengan kandungan hyaluronic acid sangat membantu mengunci kelembapan, membuat kulit terasa kenyal dan tidak kering di pagi harinya. Saat menggunakan bahan aktif seperti retinal atau eksfoliasi, penting sekali untuk menerapkan metode sandwich. Saya biasanya pakai serum hydrating sebelum dan sesudah pemakaian bahan aktif untuk menjaga kelembapan kulit dan menghindari iritasi. Jangan langsung pakai bahan aktif begitu saja tanpa lapisan hidrasi pendahulu dan penutup. Terakhir, menutup seluruh rangkaian dengan moisturizer yang cukup kaya adalah kunci agar semua kelembapan tidak menguap. Saya tidak melewatkan langkah penutup ini, karena tanpa itu, semua usaha layering jadi kurang efektif. Kesimpulannya, layering skincare untuk kulit kering bukan soal banyaknya produk, tapi urutan dan tujuan yang jelas: menjaga hidrasi dan melindungi kulit dengan produk yang tepat pada waktu yang tepat. Semoga pengalaman ini membantu siapa saja yang ingin mengatasi masalah kulit kering dengan layering skincare yang benar!