Zia Tina 🍋🍋
Aku ke Zia Tina karena penasaran sama banyaknya orang yang cari ulasan Zia Tina di Google. Jadi aku mau cerita lebih lengkap soal pengalaman makanku di sini, siapa tahu bisa jadi bahan pertimbangan kamu sebelum datang. Pertama, soal seafood. Tiram segar di Zia Tina menurutku jadi salah satu menu yang paling standout. Disajikan di mangkuk kuning dengan irisan lemon dan sedikit garnish hijau, rasanya benar-benar fresh, nggak amis, dan enak banget kalau kamu suka tiram mentah. Aku biasanya peras lemon agak banyak dan kasih sedikit garam biar rasa manis alami tiramnya makin keluar. Selain tiram, ada juga semangkuk kerang yang dimasak dengan tomat ceri dan bumbu, disajikan dalam kuah bening di piring hijau muda. Kuahnya ringan tapi gurih, cocok buat kamu yang nggak terlalu suka saus berat. Kerangnya juga empuk, nggak alot. Menu ini menurutku enak dimakan bareng roti atau sebagai pembuka sebelum pesen menu yang lebih berat. Kalau kamu tim goreng-gorengan, hidangan laut goreng renyah mereka juga wajib dicoba. Satu piring isi cumi dan udang goreng tepung yang crispy di luar tapi tetap juicy di dalam. Disajikan dengan saus krim dan irisan lemon di atas kertas cokelat, cocok banget buat sharing di meja. Aku pribadi suka cocol ke saus lalu tambahin sedikit perasan lemon biar ada rasa segar yang motong minyaknya. Ada juga fillet ikan yang disajikan dengan topping tomat ceri merah dan kuning, zaitun hitam, dan bumbu di atas saus ringan. Rasanya lebih ke arah Mediterranean style menurutku. Ikan dimasak pas, nggak overcooked, dan sausnya ringan jadi nggak bikin enek. Buat yang lebih suka makanan "aman" dan nggak terlalu kuat rasa lautnya, menu ini bisa jadi pilihan. Satu hal yang aku suka, di meja kami waktu itu penuh dengan berbagai hidangan laut: tiram, kerang, seafood goreng, plus salad. Enak buat makan bareng teman atau keluarga karena bisa saling icip menu satu sama lain. Jadi kalau kamu baca ulasan Zia Tina dan bingung mau pesen apa, menurutku paling seru memang pesan beberapa menu untuk sharing. Untuk non-seafood, aku sempat coba beberapa potong makanan yang dibungkus bacon, kemungkinan keju atau sosis, dipanggang sampai keemasan. Ini cocok buat penggemar rasa gurih, tapi memang lebih berat di lemak, jadi paling pas dimakan sedikit sebagai side dish. Minumannya, aku pesan kopi latte yang disajikan dengan latte art berbentuk hati. Kopinya cukup smooth dan nggak terlalu pahit, enak diminum setelah puas makan seafood. Buat penutup, dessert es krim dengan potongan buah, kacang, biskuit, dan wafer cokelat juga lumayan memuaskan. Manisnya balance dan teksturnya rame, cocok buat sharing berdua atau bertiga. Kalau kamu lagi cari ulasan Zia Tina buat memastikan layak didatangi atau nggak, menurutku tempat ini cocok buat pecinta seafood yang suka tiram segar, kerang, dan aneka hidangan laut. Tips dariku: datang agak lebih awal biar nggak terlalu ramai, dan siapkan budget sedikit lebih karena menu seafood segar biasanya memang harganya sebanding dengan kualitas.








