mereka itu temen2 di grup liqo'. grup yg kumpul seminggu sekali dan isinya ngaji, belajarilmu agama dan segala hal yg berkaitan dengan ibadah juga profesi kita sebagai istri n ibu. Grupyg selalu kasih semangat dan solusi saat kita ada masalah. pokoknya love banget sama mereka. kalian punya juga ? cerita dong ....
2025/9/20 Diedit ke
... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali diajak ikut liqo, jujur aku juga sempat mikir, liqo itu apa sih? Ngaji liqo itu sama saja kayak pengajian biasa atau beda? Ternyata setelah dijalanin, rasanya jauh lebih hangat dan personal dibanding pengajian umum yang besar.
Di grup liqo', kami biasanya ketemu seminggu sekali. Pembukaan liqo singkat saja, biasanya dimulai dengan salam, tilawah Qur'an beberapa ayat, lalu sedikit muqaddimah dari murabbi atau pembina. Nggak kaku kok, malah suasananya cair, kadang diselingi cerita harian kami sebagai istri dan ibu. Jadi bukan cuma belajar ilmu agama, tapi juga curhat sehat.
Buat yang masih bingung, liqo adalah kelompok kecil belajar agama dan perbaikan diri yang rutin, isinya itu orang-orang yang sama setiap pekan. Karena anggotanya tetap, akhirnya lama-lama jadi sahabat dekat. Di foto yang aku share, kelihatan kan enam wanita berhijab dari grup liqo' lagi duduk bareng di gazebo kayu, senyum ceria dengan minuman di depan mereka. Itu beneran gambaran nyata: sederhana, tapi hangat.
Liqo artinya juga bukan cuma "kumpul belajar", tapi lebih ke proses saling menguatkan. Misalnya, kami saling mengingatkan shalat tepat waktu, target tilawah Qur'an, sedekah, bahkan hal sederhana seperti mengatur waktu antara kerjaan rumah, ngurus anak, dan me time. Kalau ada yang lagi drop, habis dimarahi atasan atau capek ngurus anak, biasanya di liqo ini dia dapat tempat buat cerita dan dapat solusi.
Struktur pertemuannya kurang lebih begini versi pengalaman aku: pembukaan liqo singkat, tilawah atau murojaah, materi (bisa tentang fiqih, akhlak, rumah tangga, atau manajemen waktu), lalu sharing dari peserta. Kadang ditutup dengan menentukan amal pekanan, misalnya menambah hafalan, menulis jurnal syukur, atau praktek ilmu yang baru dipelajari. Jadi bukan teori saja, tapi ada tindak lanjut.
Kalau kamu tipe yang gampang canggung di lingkungan baru, tenang saja, di liqo biasanya anggotanya sedikit, jadi cepat akrab. Aku sendiri awalnya pendiam, tapi setelah beberapa kali pertemuan, aku malah jadi orang yang paling sering cerita. Hehe. Apalagi sebagai istri dan ibu, kadang kita butuh tempat di luar rumah untuk merasa didengar tanpa dihakimi.
Menurutku, ngaji liqo adalah salah satu cara upgrade diri pelan-pelan. Ilmu agama jalan, pertemanan sehat dapat, dan mental juga lebih kuat. Kalau kalian pengin coba tapi masih ragu, boleh kok mulai dengan tanya teman yang sudah ikut: gimana suasananya, siapa pembinanya, dan apa saja tema materinya. Sesuaikan dengan kebutuhan kalian.
Kalau ada yang sudah ikut juga, boleh banget cerita versi kalian. Pembukaan liqo di grup kalian biasanya seperti apa? Materi favorit apa yang paling ngena di hati? Sharing di kolom komentar bisa bantu teman-teman lain yang masih penasaran soal liqo itu apa dan apa bedanya dengan kajian biasa.