IRT JANJI KE ANAK...TAPI MALAH DOSA? 😱

Sebagai ibu toddler yang hidupnya antara rewel–masak–ngerjain rumah–ngaji sambil kejar anak,

aku juga SERING banget khilaf 😭

Tapi ternyata…

📌 Janji ke anak itu serius dalam Islam.

Bukan cuma soal mainan, tapi soal akhlak & amanah yang anak pelajari dari kita.

Rasulullah ﷺ sampai mengingatkan khusus soal ini:

📖 Hadits Shahih:

“Barangsiapa berkata kepada anak kecil: ‘kemarilah, nanti aku beri sesuatu’, lalu ia tidak memberinya, maka itu dicatat sebagai kebohongan.”

(HR. Abu Dawud – shahih)

😭 Duh… nusuk gak sih, Ma?

💡 Kalau terlanjur lupa atau gak bisa nepatin?

✔️ Jelasin ke anak dengan jujur

✔️ Minta maaf (iya, ke anak juga)

✔️ Tepati di lain waktu

Karena anak belajar jujur & amanah pertama kali dari ibunya.

💬 Ma, pernah ngalamin?

Drop cerita di kolom komentar ya, biar kita saling ngingetin 🤍

📌 Save & share ke sesama IRT chaos yang lagi belajar jadi ibu shalihah ✨

#Hello2026 #PengalamanKu #ReligiBatch3 #DoaHarian #weekendseru

1/17 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang ibu dengan anak balita, saya paham betul bagaimana situasi bisa sangat padat dan kadang membuat lupa pada janji-janji kecil kepada anak. Saya sendiri pernah beberapa kali menjanjikan hal sederhana seperti membelikan es krim atau mainan, tapi kemudian lupa karena kelelahan atau kesibukan mengurus rumah tangga dan mengayi anak. Setelah membaca tentang pentingnya menjaga janji dalam Islam, saya jadi lebih sadar bahwa hal itu bukan sekadar soal materi, tapi juga soal membangun karakter dan kepercayaan antara ibu dan anak. Dalam pengalaman saya, ketika lupa menepati janji, saya langsung menjelaskan dengan bahasa sederhana dan jujur kepada anak. Kadang saya bilang, "Ma, tadi lupa ya, tapi Mama akan tepati lain waktu." Saya juga minta maaf kepada mereka meskipun anak masih kecil, agar mereka belajar nilai kejujuran dan tanggung jawab dari orang tua. Respons anak pun mengejutkan; mereka lebih bisa mengerti dan justru belajar menghargai kejujuran daripada janji yang tak ditepati. Penerapan ini ternyata membantu menciptakan suasana rumah yang lebih harmonis dan mengurangi rewel yang disebabkan rasa kecewa anak. Anak-anak juga mulai terbiasa melihat ibu mereka sebagai sosok yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab. Jadi, selain aspek agama, menjaga janji ke anak juga sangat berpengaruh dalam membentuk hubungan emosional yang sehat serta psikologis anak yang kuat. Saya juga mengingatkan teman-teman ibu lainnya untuk jangan terlalu keras pada diri sendiri. Semua bisa khilaf, apalagi dengan jadwal kita yang padat dan energi yang terbatas. Namun yang utama adalah bagaimana kita mengakui kesalahan dan berusaha memperbaikinya. Janji dalam Islam merupakan amanah yang harus dijaga, bukan hanya soal materi tapi juga soal membangun teladan akhlak mulia. Semoga pengalaman ini dapat menginspirasi ibu-ibu lain agar lebih mindful saat membuat janji kepada anak dan mampu menumbuhkan kejujuran serta rasa tanggung jawab sejak dini pada generasi penerus kita.

11 komentar

Gambar Savhytree
Savhytree

padahal kalau dipikir sepele yaa moms ...ternyata dosanyaa adaa...🥺🥺🥺

Lihat lainnya(1)
Gambar Bunda Rina
Bunda Rina

dulu gampang janji asal tapi lupa, udah kelewat waktunya, astaghfirullah🥺

Lihat lainnya(1)

Lihat komentar lainnya