5 potong ayam ukuran besar
(boleh pake berapa pun banyak nya ya)
bumbu halus :
15 bawang merah
8 bawang putih
6 kemiri (sangrai)
1/2sdt jinten (sangrai)
1sdt ketumbar (bubuk atau utuh boleh)
kunyit 1 jari
jahe 1/2 jari
kalau mau pakein cabe boleh bgt ya, biar warna nya cantik kayak di resep soro betawi daging aku
bumbu cemplung:
2 batang sereh (geprek)
sebonggol lengkuas (geprek)
3lbr daun salam
4lbr daun jeruk
2 pekak
1 butir pala (geprek)
10 cengkeh
2 batang kayu manis
6 butir kapulaga
bahan lainnya :
1 kaleng susu evaporasi
Di rumah, aku lagi sering banget masak soto Betawi ayam pakai susu evaporasi karena rasanya creamy, gurih, tapi tetap ringan. Versi ini menurutku cocok buat yang kurang suka santan kental atau lagi pengin soto Betawi yang nggak terlalu berat di perut. Biasanya aku pakai ayam bagian paha atas atau paha bawah karena dagingnya lebih empuk dan tetap juicy setelah direbus lama. Ayam aku cuci bersih dulu, lalu kasih perasan jeruk nipis dan sedikit garam, diamkan sekitar 10–15 menit biar nggak terlalu amis. Setelah itu baru aku bilas lagi dan siap dimasak bareng bumbu. Untuk kuahnya, aku rebus dulu ayam sampai keluar kaldunya. Air kaldunya jangan terlalu sedikit supaya rasa gurihnya seimbang sama susu evaporasi yang nanti dimasukkan. Setelah ayam setengah empuk, baru aku tumis bumbu halus sampai benar-benar matang dan wangi, lalu masukkan bumbu cemplung seperti sereh, lengkuas, daun salam, daun jeruk, kayu manis, cengkeh, kapulaga, pekak, dan pala. Bagian ini penting banget supaya wangi soto Betawi-nya keluar maksimal. Setelah tumisan bumbu harum dan matang, baru aku tuang ke dalam rebusan ayam. Biasanya aku masak lagi sampai bumbu meresap ke ayam sekitar 10–15 menit. Di tahap akhir baru aku masukkan susu evaporasi. Tips dari aku, susu evaporasi dimasukkan setelah api dikecilkan supaya kuahnya nggak pecah. Aduk pelan-pelan sampai rata, koreksi rasa dengan garam, gula, dan kaldu bubuk kalau suka. Kalau mau soto Betawi ayam yang pedas, cabai bisa dihaluskan bareng bumbu atau dijadikan sambal terpisah. Di rumah aku biasanya nggak pakai cabai di kuahnya, jadi anak-anak tetap bisa makan. Sambalnya aku pisah saja di mangkok kecil, jadi yang suka pedas tinggal tambah sendiri. Pelengkapnya bebas, tapi favoritku pakai kentang goreng, tomat, daun bawang, seledri, bawang goreng, dan jeruk limau. Kadang aku juga tambahin emping biar makin berasa soto Betawi-nya. Disajikan hangat bareng nasi putih atau lontong juga enak banget. Menurutku, kunci resep soto Betawi susu evaporasi ini ada di bumbu rempah yang lengkap dan cara masukin susunya. Kalau bumbu sudah wangi dan matang, plus susu evaporasi masuk di akhir dengan api kecil, hasilnya kuah jadi gurih, creamy, tapi nggak enek. Cocok buat sajian kumpul keluarga atau menu andalan kalau ada tamu datang.