Image trace
Di postingan ini aku mau ceritain versi lengkap gimana aku biasa pakai fitur Image Trace di Adobe Illustrator, dari nol sampai file-nya siap diedit dan diwarnai ulang. Biasanya aku mulai dari pilih foto atau gambar sketch yang mau di-tracing. Aku lebih suka foto dengan kontras yang cukup jelas biar hasil trace lebih rapi. Setelah file kebuka di Illustrator, aku pastikan dulu mode warnanya sudah sesuai, misalnya CMYK kalau untuk cetak, atau RGB kalau cuma buat digital. Lalu aku klik gambar, terus di bagian atas pilih menu Effect > Image Trace atau langsung tombol Image Trace di toolbar. Nah, di sini banyak yang suka bingung mau pilih preset yang mana. Kalau mau hasil sederhana dengan sedikit warna, aku sering pakai "3 Colors" atau "6 Colors". Kalau sketsa hitam putih, preset "Line Art" atau "Black and White" biasanya paling aman. Untuk logo, aku sering pakai preset "Logo" supaya garisnya lebih tegas. Setelah pilih preset, jangan lupa buka panel Image Trace (Show Options) biar bisa atur detail-nya. Di sini aku biasanya utak-atik Threshold, Paths, Corners, dan Noise. Kalau mau garis lebih halus dan nggak terlalu berantakan, aku turunin Noise dan sesuaikan Paths sampai garisnya kelihatan pas. Proses ini agak trial and error, jadi sering aku zoom in–zoom out sambil cek hasilnya. Kalau sudah cocok, baru aku klik Expand. Di tahap ini, gambar sudah berubah jadi vektor dan bisa diedit pakai Direct Selection Tool (A). Biasanya aku ungroup dulu supaya tiap bagian warna bisa dipilih satu-satu. Di sinilah bagian serunya: aku pakai Color Picker atau Swatches buat ganti warna. Kadang aku pilih warna abu-abu (grey) dulu buat shading, baru kemudian tambahin warna utama di atasnya. Kalau butuh warna khusus, aku klik Create New Swatch biar konsisten. Buat kamu yang lagi cari jawaban soal fitur Illustrator yang bisa "meniru bentuk berkali-kali & tetap bisa edit", memang banyak yang keinget brush tool, pathfinder, atau symbol. Tapi untuk kasus ubah foto atau gambar raster jadi vektor yang masih bisa diedit, jawabannya adalah Image Trace. Setelah di-expand, semua bentuk jadi anchor point yang fleksibel banget buat diatur ulang. Untuk tracing yang lebih rapi, tips dari aku: pakai gambar sumber dengan resolusi cukup tinggi, hindari foto yang terlalu gelap atau blur, dan jangan takut coba beberapa preset berbeda seperti 3 Colors, 16 Colors, atau Sketched Art. Semakin sering latihan, kamu bakal makin paham pengaturan mana yang cocok untuk gaya desainmu sendiri.




























