Menhan AS Klaim Serang 7.000 Target di Iran, Sebut Serangan Terbesar Akan Diluncurkan

----

SensusIndonesia - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan bahwa tidak ada kekuatan militer di dunia yang mampu menandingi kemampuan operasional Angkatan Bersenjata AS, di tengah meningkatnya konflik dengan Iran.

Dalam pernyataannya, Hegseth menegaskan bahwa militer AS akan terus melakukan operasi secara agresif terhadap target-target yang telah ditentukan.

“Tidak ada kekuatan militer di dunia yang memiliki kemampuan operasional seperti Amerika Serikat. Kami akan secara sistematis, tanpa ampun, dan tegas menemukan mereka,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan skala operasi yang telah dilakukan sejauh ini.

“Kami telah menyerang lebih dari 7.000 target di Iran,” katanya.

Menurutnya, operasi militer AS masih akan ditingkatkan dalam waktu dekat.

“Pada hari Kamis, gelombang serangan terbesar sejauh ini akan dilakukan,” tambahnya.

Hegseth juga mengklaim bahwa kekuatan militer Iran terus mengalami penurunan.

“Kemampuan kami terus meningkat, sementara Iran sedang melemah,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa sistem pertahanan udara Iran “telah dihancurkan.”

Ia menolak anggapan bahwa Amerika Serikat terjebak dalam konflik berkepanjangan.

“Anggapan bahwa kami memasuki perang tanpa akhir sepenuhnya salah,” tegasnya.

Menurutnya, tujuan militer Amerika Serikat sejak awal konflik tidak berubah dan seluruh operasi berjalan sesuai rencana.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi independen terkait jumlah target yang diserang maupun klaim kehancuran sistem pertahanan Iran.

Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik yang semakin intens antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel, dengan operasi militer yang terus meningkat di kawasan.

#amerika #iran

3/19 Diedit ke