... Baca selengkapnyaPas pertama kali pakai Canva, aku juga sering mentok di bagian background. Ide konten sudah ada, font sudah cocok, tapi latar belakangnya kok nggak nyatu sama vibes desainnya. Setelah sering eksplor, aku mulai nyatet beberapa kata kunci dan jenis latar belakang aesthetic yang paling sering kepakai dan kelihatan cakep di berbagai desain.
Kalau kamu lagi cari latar belakang aesthetic pastel, biasanya aku ketik di kolom pencarian: "background aesthetic pastel" atau "latar estetik pastel". Nanti bakal muncul banyak pilihan dengan warna lembut kayak baby blue, lilac, pink, dan beige. Background begini cocok banget buat quote, template story, atau cover tugas supaya kelihatan rapi dan manis.
Buat yang suka gaya simple tapi tetep gemes, cobain "background kotak kotak aesthetic" atau "background kotak aesthetic". Di Canva biasanya keluar seamless pattern kotak-kotak warna pastel atau kombinasi warna yang halus. Ini enak banget dipakai buat slide presentasi, notes digital, atau template to-do list biar nggak keliatan polos.
Kalau pengin desain yang lebih playful, tinggal ketik "background canva lucu" atau "latar belakang lucu". Biasanya isinya pattern stroberi, bunga kecil, kupu-kupu, dan ilustrasi cute lainnya. Aku sering pakai jenis background seperti ini buat poster acara, cover highlight Instagram, atau desain yang targetnya remaja cewek.
Satu lagi yang sering aku pakai adalah "background awan". Tinggal cari dengan kata kunci itu dan pilih awan siang, senja, atau malam sesuai mood. Latar awan ini bikin desain terasa dreamy dan aesthetic, cocok banget buat quotes atau promosi event yang pengin kelihatan soft tapi tetap standout.
Kalau kamu suka nuansa hijau yang seger, bisa ketik "background canva hijau". Biasanya muncul latar dengan daun, tanaman, atau pattern hijau pastel. Ini cocok buat konten bertema nature, self-care, atau produk skincare supaya terasa clean dan calming.
Supaya hasilnya makin rapi, aku biasanya:
1. Sesuaiin warna background sama tema konten (misal: pastel buat konten soft, hijau buat nature).
2. Kurangin elemen kalau backgroundnya sudah ramai, biar teks tetap kebaca jelas.
3. Coba beberapa background dulu di satu desain, lalu pilih yang paling enak dilihat.
Jadi kalau nanti lagi bingung cari referensi background, kamu bisa langsung ketik kata kunci kayak "latar belakang canva aesthetic", "contoh background aesthetic", atau "background seperti ini" di Canva, lalu simpan yang menurut kamu paling cocok. Lama-lama kamu bakal punya "koleksi" background favorit sendiri yang siap dipakai kapan aja.