Apem Jawa Tradisional

Bahan-bahan:

500 gram tepung beras

150 gram gula pasir

1 sdt ragi instan

½ sdt garam

600 ml santan hangat (dari 1 butir kelapa)

1 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)

👩‍🍳 Cara Membuat:

Aktifkan ragi

Campur ragi dengan 2 sdm santan hangat dan sedikit gula. Diamkan 10 menit sampai berbuih.

Campur bahan

Dalam wadah besar, campur tepung beras, gula, dan garam.

Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga halus dan tidak bergerindil.

Masukkan ragi

Tambahkan ragi yang sudah aktif, aduk rata.

Fermentasi

Tutup adonan dengan kain bersih. Diamkan 1–2 jam sampai mengembang dan muncul gelembung.

Masak apem

Panaskan wajan datar/teflon dengan api kecil (tidak perlu minyak).

Tuang 1 sendok sayur adonan.

Masak sampai bagian atas berlubang-lubang dan matang.

Tutup wajan agar matang merata.

Angkat & Sajikan

Masak sampai bagian bawah kecokelatan.

Angkat dan sajikan

💡 Tips Supaya Apem Berserat & Empuk:

Gunakan santan hangat, jangan panas.

Fermentasi cukup lama agar muncul pori-pori cantik.

Masak dengan api kecil agar tidak gosong.#RamadhanGuide #NyataDanBermanfaat #ResepHariIni #fypシ゚viral #TipsLemon8

2/13 Diedit ke

... Baca selengkapnyaApem Jawa adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang populer, terutama di Jawa. Kuenya yang manis dan lembut tersebut memang menjadi favorit untuk sajian di berbagai acara, mulai dari keluarga hingga keperluan khusus seperti perayaan Ramadhan dan Lebaran. Dari pengalaman saya sendiri ketika membuat apem, tahap fermentasi ragi menjadi kunci utama hasil akhir yang sempurna. Saat ragi diaktifkan dengan santan hangat dan sedikit gula, biarkan selama 10 menit sampai berbuih, menandakan ragi sudah aktif. Fermentasi adonan selama 1-2 jam kemudian akan menghasilkan pori-pori cantik dan tekstur apem yang berserat serta empuk. Selain itu, saya juga menyarankan untuk menggunakan santan yang hangat, bukan panas, karena santan panas bisa membunuh ragi dan membuat fermentasi gagal. Dalam memasak apem di wajan datar atau teflon, gunakan api kecil agar bagian bawah tidak cepat gosong tapi tetap bisa kecokelatan dengan sempurna. Penutupan wajan selama memasak juga membantu agar apem matang merata dan bagian atasnya berlubang-lubang khas apem yang menggugah selera. Sebagai variasi tambahan, menggunakan selembar daun pandan saat merebus santan untuk bahan adonan menambah aroma harum yang semakin membuat apem menjadi menggoda. Bila Anda ingin mencoba variasi lain, menambahkan sedikit parutan kelapa muda di atas apem sesaat sebelum matang juga memberikan rasa dan tekstur yang menarik. Secara keseluruhan, pembuatan Apem Jawa tradisional ini membutuhkan kesabaran dan perhatian terhadap proses fermentasi serta cara memasaknya agar menghasilkan tekstur yang empuk dan rasa manis alami dari gula dan santan. Kue ini sangat sesuai dinikmati dengan teh manis saat sore hari bersama keluarga, atau sebagai kudapan spesial saat berkumpul bersama teman.

Cari ·
cara membuat apam jawa