bunga Wijaya Kusuma
bunga yang mekarnya di malam hari berasal dari pulau Nusakambangan
Aku pertama kali tertarik sama kembang wijaya kusuma gara-gara dengar cerita kalau bunga ini mekar cuma di malam hari dan aslinya dari Pulau Nusakambangan. Kesannya mistis banget, apalagi banyak yang bilang bunga wijaya kusuma ini bukan sekadar tanaman hias biasa. Dari pengalamanku cari info dan lihat langsung, wijaya kusuma itu tumbuhan epifit yang sering nempel di pohon lain atau ditanam di pot gantung. Pohon wijaya kusuma sendiri nggak besar seperti pohon mangga, lebih mirip kumpulan batang dan daun memanjang, kadang menjuntai. Kalau siang, mungkin kelihatan biasa saja, tapi begitu malam dan kembang wijaya kusuma mulai mekar, barulah kelihatan cantiknya. Bunga wijayakusuma berwarna putih krem, bentuknya lebar dengan banyak helai mahkota, dan di bagian tengahnya ada benang sari kuning yang halus. Ada juga yang menyebut jenis tertentu sebagai bunga wijaya kusuma merah, tapi yang paling sering dibahas adalah yang putih. Saat mekar, aromanya lembut, nggak terlalu menyengat, tapi cukup bikin penasaran orang yang lewat di dekat tanaman wijaya kusuma. Menariknya, banyak orang di Nusakambangan dan daerah lain percaya kalau bunga wijaya kusuma asli punya nilai simbolik, seperti lambang kejayaan atau keberuntungan. Karena mekar cuma beberapa jam di malam hari, ada yang rela begadang buat nunggu momen bunga kusuma wijaya ini membuka kelopaknya. Begitu mekar penuh, kembang kusuma wijaya sering dijadikan objek foto atau bahkan bahan sketsa wijaya kusuma buat para pencinta gambar botani. Soal perawatan, dari yang aku praktikkan, tanaman wijaya kusuma suka tempat teduh kena cahaya tidak langsung. Media tanamnya bisa pakai campuran sekam, humus, dan sedikit pasir supaya akar nggak gampang busuk. Siram secukupnya, jangan sampai becek terus. Kalau dirawat stabil, pohon wijaya kusuma asli bisa rajin mengeluarkan kuncup bunga baru. Kalau kamu tertarik menggambar sketsa wijaya kusuma, coba perhatikan detail kelopaknya yang berlapis-lapis dan bentuk daun yang memanjang. Aku sendiri pernah coba sketsa dari foto wijaya kusuma bunga yang mekar di kebun teman, dan tantangannya ada di cara menggambarkan efek malam hari dan cahaya lampu yang jatuh ke kelopak. Buat yang lagi cari bunga unik buat koleksi, bunga jaya kusuma atau bunga kesuma ini layak banget dicoba. Selain cantik, cerita di balik bunga wijaya kusuma asli Nusakambangan bikin tanaman ini berasa punya karakter sendiri di halaman rumah. Rasanya beda saja punya tanaman yang konon hanya mekar di waktu-waktu tertentu dan bikin kita menunggu momen spesial tiap kali kembang wijoyo kusumo siap membuka diri di malam yang tenang.