Dalam kehidupan, istilah perintis, pewaris, dan penglaris sering kita dengar, tapi kadang sulit menangkap maknanya secara tepat. Dari pengalaman saya, perintis adalah sosok yang memulai sesuatu dari nol, tanpa warisan atau pengaruh sebelumnya. Mereka berani membuka jalan baru meskipun penuh risiko. Sementara itu, pewaris adalah mereka yang meneruskan usaha atau apa yang telah dibangun sebelumnya oleh generasi terdahulu. Pewaris biasanya berada di posisi untuk menjaga dan mengembangkan apa yang sudah ada. Istilah penglaris, yang mungkin belum banyak diketahui, berkaitan dengan seseorang atau sesuatu yang membawa keberuntungan atau mempengaruhi kelancaran usaha, terutama dalam konteks bisnis atau jual beli. Dari pengamatan, penglaris ini sering diartikan sebagai ‘penarik rezeki’ yang membuat usaha lebih lancar. Saya juga teringat pesan dari sebuah gambar yang berbunyi "Perintis atau pewaris kak? Aku dengan kesadaran penuh 'Aku Penglaris'. Soalnya aku seneng jajan." Kalimat ini memberikan gambaran betapa seseorang bisa menyadari perannya dan memilih identitas yang paling cocok dengan dirinya dalam perantauan hidup. Memahami ketiga istilah ini penting untuk menentukan posisi dan strategi kita dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam menjalankan usaha. Dengan sadar akan peran kita, baik sebagai perintis, pewaris, maupun penglaris, kita bisa lebih fokus dan optimis dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ada.
2025/10/29 Diedit ke
