“Enak ya jadi nakes”
Kerja nya cuma gitu doang
“SEPAKAT”
“SEPENDAPAT”
Sebagai seseorang yang pernah berinteraksi langsung dengan tenaga kesehatan, saya ingin berbagi pengalaman pribadi yang membuka mata saya tentang kesulitan dan dedikasi yang mereka miliki. Mungkin banyak orang yang sering berkata, "Enak ya jadi nakes, kerja cuma gitu doang," tapi kenyataannya jauh lebih kompleks. Dalam keseharian, para nakes bukan hanya memberikan perawatan sederhana, melainkan harus menghadapi situasi darurat, membuat keputusan cepat, dan memberikan dukungan emosional kepada pasien dan keluarga. Mereka juga berhadapan dengan risiko kesehatan sendiri, terutama selama masa pandemi. Saya pernah melihat sendiri bagaimana para perawat bekerja berjam-jam tanpa istirahat hanya untuk memastikan kenyamanan pasien. Lebih dari itu, menjadi nakes berarti harus selalu belajar dan memperbarui pengetahuan medis. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, sehingga tanggung jawab mereka sangat besar. Saat kita setuju (SEPAKAT) dan sependapat (SEPENDAPAT) dengan anggapan ringan mengenai profesi ini, kita mungkin tanpa sadar mengabaikan pengorbanan dan perjuangan yang mereka lakukan. Melalui pengalaman ini, saya sadar pentingnya menghargai dan mendukung tenaga kesehatan sebagai pahlawan sejati dalam menjaga kesehatan masyarakat. Jadi, alih-alih menganggap kerja mereka 'cuma gitu doang,' mari kita berikan pengakuan yang layak atas jasa dan kerja keras mereka.







