Assalamu'alaikum..💝
Puisi yang tertera dalam gambar ini sangat menyentuh, karena menggambarkan perasaan manusia yang tidak sempurna dalam mencintai dan menyerahkan diri hanya kepada Tuhan. Saya pernah merasakan saat-saat dimana hati terasa rapuh dan langkah terasa berat, namun doa dan harapan seperti ini menjadi sumber kekuatan. Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin kita sering merasa kurang dalam mengungkapkan cinta sejati atau penuh kesetiaan kepada Yang Maha Kuasa. Namun, puisi yang memohon maaf ini mengajarkan pentingnya kesadaran atas ketidaksempurnaan diri dan tetap berusaha memusatkan hati pada-Nya. Saya pernah menerapkan semangat ini sebagai pengingat dalam doa harian, khususnya saat menghadapi cobaan yang membuat diri merasa goyah. Mengakui bahwa hati tidak selalu sempurna dan langkah tidak selalu lurus bukanlah sebuah kegagalan, tapi bagian dari perjalanan spiritual. Selain itu, ungkapan seperti "Ku harap hanya Diri-Mu yang bertahta" semakin memperkuat keyakinan untuk selalu kembali pada Tuhan sebagai pusat hidup. Seperti waktu yang terus berlalu, semangat dan cinta tersebut harus terus terjaga agar kehidupan tetap bermakna dan penuh harapan. Saya mendorong pembaca untuk tidak takut mengakui ketidaksempurnaan, melainkan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hubungan dengan-Nya. Puisi sederhana ini memberikan energi positif untuk tetap berserah dan menjalani hidup dengan penuh rasa syukur.
















AQ sayang km❤️❤️❤️❤️