Di antara dinginnya subuh dan panasnya catokan
Routine before making others glow
Menghadapi rutinitas pagi sebelum bekerja sebagai makeup artist memang bukan hal mudah. Saya pribadi sering merasakan dilema antara harus bangun di subuh yang dingin dan harus menggunakan catokan rambut yang panas agar tampilan lebih rapi dan glowing. Biasanya aku sudah berencana untuk menguncir rambut saja besok pagi supaya lebih cepat dan nyaman, seperti yang saya tulis, "besok job subuh dikuncir aja kayanya", namun kenyataannya saya tetap tergoda untuk memperbaiki tampilan rambut dengan catokan di pukul 2:30 AM, sehingga harus siap menghadapi suhu panas meskipun kondisi tubuh masih sangat lelah. Untuk mengatasi ini, saya belajar beberapa trik agar kulit dan rambut tetap sehat meskipun harus terpapar panas catokan dan suhu dingin pagi hari. Pertama, saya selalu memastikan rambut dalam kondisi kering dan menggunakan pelindung panas sebelum menggunakan catokan sehingga rambut tidak mudah rusak. Kedua, untuk melawan dinginnya subuh, saya mengatur ruangan kerja agar tetap hangat menggunakan heater kecil agar tidak kaget saat bangun. Selain itu, saya juga menyiapkan produk skincare yang dapat memberikan kelembapan ekstra untuk melindungi kulit dari udara dingin yang bisa membuat wajah menjadi kering dan kusam. Pengalaman ini mengajarkan bahwa menjaga penampilan yang glowing memang memerlukan effort dan perjuangan, terutama saat bekerja di jam-jam yang tidak biasa. Namun, dengan persiapan yang tepat, hasil yang memuaskan bisa dicapai dengan lebih mudah. Saya juga selalu mengingatkan diri untuk istirahat yang cukup agar fisik tetap kuat dan energi tidak cepat habis, karena rutinitas sebelum orang lain bangun ini bisa menjadi tantangan tersendiri. Berbagi pengalaman ini semoga memberikan motivasi dan insight bagi teman-teman yang juga harus menghadapi ritme kerja yang tidak biasa namun ingin selalu tampil maksimal.
